Belajar Dari Rumah (BDR), Peran Ayah dan Bunda Harus Menjadi Guru Buat Anak-Anaknya.

Belajar Dari Rumah (BDR), Peran Ayah dan Bunda Harus Menjadi Guru Buat Anak-Anaknya.

Kominfo, Rumbia - Pemberlakukan Belajar Dari Rumah (BDR) dimasa pandemic masih terus diperpanjang secara berkala. Hal ini dilakukan untuk memutus Klaster penyebaran covid-19 dan menjaga keselamatan generasi bangsa. Anak adalah penerus dan aset bangsa, merekalah masa depan bangsa ini. Alasan mendasar inilah yang menjadi subtsansi utama sehingga BDR menjadi pilihan untuk dilaksanakan dimasa pandemic covid- 19.

Hari ini, Sabtu 2020 sekira pukul 10.00 s.d 12.00 Wita di Kantor Camat Rumbia, Bunda Paud Kecamatan Rumbia, Kelurahan dan Desa se Kecamatan Rumbia turut terlibat menjadi peserta kegiatan Webinar “Menyiapkan Orang Tua Untuk Membantu Anak Belajar dari Rumah”. 

Webinar ini diselenggarakan oleh BP PAUD dan Dikmas Prov. Sulawesi Tenggara dengan Keynote Speaker Hj. Andi Nirwana Tafdil, SP., MM selaku Bunda Paud Kabupaten Bombana, Narasumber Ahli Dr. Sukirman, M.Pd selaku Ketua Umum Ikatan Doktor PAUD Indonesia, Narasumber dari Kota Kendari Syamsiah, S.PdI.,M.Pd selaku orang tua peserta didik PAUD Aisyiyah III Baruga, Narasumber Kab. Bombana Supiyanti, S.S.Pd  selaku orang tua peserta didik TK Dharmawanita Lameroro serta moderator La Ode Sudin, S.Ag selaku analis Pengembangan PAUD dan non formal.

Sebelum pemaparan materi, Hj. Andi Nirwana Tafdil, SP., MM yang juga merupakan Anggota DPD Perwakilan Sulawesi Tenggara ini menyampaikan pengantar sebelum narasumber menyampaikan materinya. “Bunda PAUD yang saya banggakan, webinar kali ini mengajak Bunda agar dalam masa Pandemic Covid 19 ini Belajar dari Rumah (BDR) bisa lebih menyenangkan, tidak membuat anak stres. Contohnya tempat belajarnya bisa di teras depan, halaman rumah atau taman, belajar sambil bermain sehingga anak-anak tidak stres. 

"Proses belajar dibuat semenarik mungkin karena, usia PAUD ini masih usia bermain sehingga pola belajarnya harus didesain semenarik mungkin”, kata Andi Nirwana Tafdil.

Setelah pemaparan materi selesai, sesi tanya jawab pun dibuka oleh moderator dengan metode chat dan langsung. Bunda PAUD Kecamatan Rumbia,  Dahriana Amiruddin pun berkomentar “Pada dasarnya sebagai orang tua tentunya kita berkeinginan mendampingi anak dalam proses belajar. Namun tidak semua orang tua memiliki kapasitas untuk membuat suasana belajar menjadi menarik. Yang ada malah orang tua menjadi emosi. 

"Saya usul supaya ada penguatan kapasitas bagi orang tua juga untuk mengajar lebih baik secara berkala, "katanya saat mengikuti Webinar Bunda Paud di kantor kecamatan Rumbia.

Senada hal itu, Kurniawaty Hasmin selaku Bunda Paud Desa Lantawonua meminta trik agar anak tidak mengalami ketergantungan dengan gadget. "Jadi kita Desain sedemikan rupa agar anak bisa merasa nyaman belajarnya dirumah, "pinta Kurniawati.

Usai moderator menutup sesi webinar, diskusi lepas pun berlangsung diantara bunda PAUD. Dahriana Amiruddin selaku Bunda PAUD Kecamatan sekaligus Ketua TP-PKK Kecamatan Rumbia pun menyemangati Bunda Paud Desa dan Kelurahan. “Ibu-ibu setelah kita mendengarkan materi yang ada dan pesan dari Ibu Hj. Andi Nirwana Tafdil selaku Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, mari kita teruskan ilmu yang kita dapat hari ini ke semua kader PKK desa dan kelurahan. Kita harus ciptakan Rumahku adalah sekolahku, sehingga kita harus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan cara belajar sambil bernyanyi dan bermain, jangan buat anak stres. 

Lebih lanjut Dahriana mengatakan, Dan yang terpenting beban mendampingi anak BDR jangan hanya bunda semata, kita harus berbagi peran Ayah Bunda harus menjadi guru buat anak-anaknya dirumah. "tutupnya.

Penulis : Nursia Sinaga

Komentar

TerryEvari

http://sitemite.com

Haroldvet

http://resite.com

Komentar Anda