Saat Gelar Penyuluhan, Ikbal Safwan Paparkan 9 Indikator Keberhasilan Pemberantasan KKN

Saat Gelar Penyuluhan, Ikbal Safwan Paparkan 9 Indikator Keberhasilan Pemberantasan KKN

Kominfo, Inspektorat Daerah - Penyuluhan Anti Korupsi dengan Tema Tegakkan Integritas Lawan Korupsi, Lingkup Inspektorat Daerah Kab. Bombana. Senin, 19 Oktober 2020 bertempat di Aula Rapat Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana. Penyuluhan Anti Korupsi dengan tema “Tegakkan Integritas, Lawan Korupsi” dengan Narasumber Muhammad Ikbal Safwan, SH., MH. (Penyuluh Anti Korupsi KPK).

Penyuluhan di ikuti oleh seluruh Anggota APIP Inspektorat Kabupaten Bombana, yang mana Materinya bertujuan Akhir Menentang Korupsi, Indikator Keberhasilan Pemberantasan Korupsi, Role Model Anti Korupsi, Dampak Korupsi, Faktor-Faktor dan Penyebab Korupsi, 30 Delik Tindak Pidana Korupsi dan Pengelompokannya, selain itu, Perbedaan Gratifikasi, Uang Pelicin, Suap dan Pemerasan, Strategi dan Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi, Integritas dan Benturan Kepentingan.

Hal ini dipaparkan Ikbal Safwan selaku Narasumber Anti Korupsi. Ikbal mengatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah salah satu unsur terpenting dalam menggerakkan pemberantasan tindak pidana korupsi dan memasyarakatkan sikap anti korupsi. oleh karena itu kata Ikbal, Posisi ASN yang sangat strategis sebagai pemegang kekuasaan dan punya wewenang mengatur keuangan negara, "ungkapnya saat melakukan penyuluhan di Aula Rapat Inspektorat, Senin, (19/10/2020).

"Diharapkan pemberantasan korupsi dan anti korupsi ini, dimulai dari diri ASN sendiri, Kemudian baru menularkannya pada unsur lainnya, "jelasnya.

Menurut Ikbal Safwan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan 7.749 PNS terlibat tindak pidana korupsi, 2.674 di antaranya bahkan telah mendapat vonis yang berkekuatan hukum tetap (Inkracht). Fakta lain, baru 317 pegawai yang telah dipecat, sementara sisanya masih berstatus PNS aktif.

Ikbal menuturkan, pada dasarnya Tujuan Akhir Menentang Korupsi adalah tindakan yang mana akhir tujuannya Tidak ada kemiskinan, anak-anak akan mendapat hak Bersekolah, Kesehatan masyarakat terjamin, dan lingkungan menjadi asri. 

Sebagaimana kita ketahui, Dampak Korupsi juga anatara lain Mahalnya harga jasa dan pelayanan Publik, pengentasan kemiskinan berjalan lambat, terbatasnya akses bagi masyarakat miskin, meningkatnya angka kriminalitas, solidaritas sosial semakin Langkah, dan demoralisasi.

Ikbal selaku Narasumber menambahkan, Olehnya itu, Integritas yaitu bertindak secara konsisten antara apa yang dikatakan dengan tingkahlakunya, sesuai nilai-nilai yang dianut (nilai-nilai dapat berasal dari nilai kode etik di tempat dia bekerja, nilai masyarakat atau nilai moral pribadi). 

"Jadi, inilah Pentingnya sebuah integritas bagi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Daerah Kab. Bombana untuk melaksanakan tugas-tugas pengawasan yang dijalankannya, tentunya itu harus sesuai dengan peraturan dan mekanisme yang ada, "terang Ikbal saat mengakhiri Penjelasannya tentang Penyuluhan Anti Korupsi.

Penulis : Muliadi
Sumber : Inspektorat Daerah 

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda