Dihari Pahlawan, Bupati Bombana Ganjar Penghargaan Kepada Enam Kades dan Satu Lurah di Bombana

Dihari Pahlawan, Bupati Bombana Ganjar Penghargaan Kepada Enam Kades dan Satu Lurah di Bombana

"Dihari Pahlawan, Bupati Bombana Ganjar Penghargaan Kepada Enam Kades dan Satu Lurah di Bombana"

Kominfo, Disdukcapil - Bupati Bombana H. Tafdil SE, MM, secara langsung memberikan piagam penghargaan kepada 6 Kepala Desa sebagai Desa GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan) dan 1 Lurah karena atas prestasi dan partisipasinya melakukan penataan dan pelaporan kematian dalam rangka mensukseskan program GISA, yang di dampingi Kepala Dinas Disdukcapil, Sektetaris Disdukcapil dan Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Bombana

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Bombana usai Upacara Hari Pahlawan dilaksanakan, Selasa 10 November 2020. Ke 6 Kepala Desa dan 1 Lurah tersebut adalah Iskandar Wase Kepala Desa Ranokomea Kecamatan Poleang Barat, Bahar Kepala Desa Terapung Kecamatan Poleang Tenggara, H. Zainuddin Kepala Desa Batu Putih Kecamatan Poleang Selatan, H. Suharto Kepala Desa Marga Jaya Kecamatan Rarowatu Utara, Samrin, S.IP Plt. Kepala Desa Batu Lamburi Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya, Muh. Kamaruddin Plt. Kepala Desa Toli-Toli Kecamatan Mata Oleo dan Ilham, S.Sos Lurah Bambaea.

Hal itu di benarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana Firdaus, S.Pd. kadis capil mengatakan bahwa pemberian piagam penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah melalui Disdukcapil kepada Kepala Desa yang dikategorikan sebagai Desa GISA dan kepada Lurah yang berprestasi dan berpartisipasi melakukan penataan dan pelaporan kematian dalam rangka mensukseskan program GISA, "katanya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kepala Desa yang menerima piagam penghargaan pada hari ini, karena dengan Kesadarannya sebagai pelayan masyarakat mereka ikhlas membantu masyarakatnya dalam melakukan pengurusan dokumen kependudukan, sehingga capaian kepemilikan Dokumen kependudukan di Desa tersebut rata-rata diatas 90% dan terkhusus Lurah Bambaea karena dengan partisipasinya, secara aktif melakukan pelaporan kematian warganya sehingga beliau kami kategorikan sebagai pelayan masyarakat yang sadar Pemutakhiran data penduduk,” ucapnya.

Ditempat terpisah Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Sri Patonah, S.Kom menjelaskan bahwa GISA merupakan Instuksi Menteri Dalam Negeri Nomor 470/837/S tanggal 7 Februari 2018 tentang GISA yang terdiri dari 4 program yaitu Sadar Kepemilikan Dokumen Kependudukan, Sadar Pemutakhiran Data Penduduk, Sadar Pemanfaatan Data Kependudukan.

Menurutnya, ini juga Sebagai Satu-satunya Data Yang Dipergunakan Untuk Semua Kepentingan dan Sadar Melayani Administrasi Kependudukan Menuju Masyarakat Yang Bahagia, "kata Sri (sapaan) saat dikonfirmasi diruang kerjanya.

Lanjut, Kabid menjelaskan bahwa kami sebelum menetapkan 6 Desa GISA, terlebih dahulu kami bersama Tim melakukan Penataan dan Pembinaan Administrasi Kependudukan di 6 Kecamatan, masing-masing kecamatan diwakili 3 Desa selama 2 pekan. “dari hasil penataan dan pembinaan tersebut dirumuskanlah persentase capaian kepemilikan dokumen kependudukan oleh Tim Penilai, maka keluarlah masing-masing 1 Desa dalam 1 Kecamatan sebagai Desa GISA yaitu Desa yang meiliki Capaian Kepemilikan Dokumen Kependudukan yang tertinggi dan selanjutnya ditetapkan dengan Surat Keputusan Bupati,” tuturnya.

Terkhusus untuk Lurah Bambaea karena keaktifannya melakukan pelaporan kematian ke Disdukcapil setiap ada warganya yang meninggal, maka ini kami anggap sebagai sebuah prestasi dan partisipasi mendukung program GISA pada poin ke 2 yaitu Sadar Pemutakhiran Data Kependudukan dan poin ke 4 yaitu Sadar melayani administrasi kependudukan menuju masyarakat yang bahagia, sehingga beliau layak menerima penghargaan.

“harapan kami mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi desa-desa dan kelurahan yang lain serta kita semua sebagai pelayan secara sadar untuk mensukseskan program GISA, sehingga dengan waktu yang tidak lama semua penduduk Bombana tidak ada lagi yang tidak memiliki dokumen kependudukan,” pintanya.

Laporan : Alimuddin

Sumber : Disdukcapil Bombana

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda