Selain Bahas Renja 2021, Pemerintah Kec. Poltim Gelar Evaluasi Kinerja di Tahun 2020.

Selain Bahas Renja 2021, Pemerintah Kec. Poltim Gelar Evaluasi Kinerja di Tahun 2020.

Selain Bahas Renja 2021, Pemerintah Kec. Poltim Gelar Evaluasi Kinerja di Tahun 2020.

Kominfo, Poltim, - Pada hari ini Tanggal, 5 Januari 2021 telah berlangsung Rapat Koordinasi sekaligus Evaluasi Kinerja Tahun Anggaran 2020 dan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2021. Pada pertemuan tersebut Merupakan bentuk kerjasama Muspika Kecamatan Poleang Timur dalam rangka mempererat hubungan silaturrahmi dan silaturrahim antar semua Stakeholder.  

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, di hadiri para Tokoh Masyarakat Tokoh Pendidikan Tokoh Agama serta para undangan terdiri dari 39 Orang pada pertemuan tersebut. 

Sekretaris Camat Poleang Timur selaku moderator Menyampaikan trima kasih dan penghargaan yang sebanyak - banyaknya Kepada Bapak- Bapak yang telah meluangkan waktunya demi Poleang Timur di masa mendatang.

Dalam Sambutanya Camat Poleang Timur Ismail Yusuf, S.Sos Mengatakan bahwa sumbang saran dan pendapat terkait apa yang selama ini kami perbuat dan untuk Program yang akan dilaksanakan ditahun 2021, sekaligus menyampaikan Program yang telah dilaksanakan Khusunya di Lingkup Kecamatan Poleang Timur, kami butuh masukan agar apa yang menjadi program di kecamatan poltim ini bisa lebih baik lagi.

Pada pertemuan tersebut Tokoh Pendidikan H. Suardin , S.Pd, M.Pd Menyampaikan usul dan Pendapat  yang intinya menyangkut masalah Pemberdayaan diharapkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur ( SOP ), selain itu menyampaikan tentang hal Tempat Pembuangan Sampah. " ungkap Suardin.

bahkan kata Suardin, "saya siap meminjamkan Lokasi untuk tempat Pembuangan sampah demi keindahan Tanah tercinta di Kelurahan Bambaea pada Khusunya dan Poleang Timur pada umumnya. 

H. Suardin menambahkan, Keberadaan pertamina yang terkadang membuat kami menderita yang tidak mau menerima Jergen buat kebutuhan kita tapi yang dia terima hanyala motor dan kendaraan yang sudah dirakit Tengkinya. "Oleh karena itu menurut beliau, ini tidak masuk akal. 10000 Liter habis dalam sekejap. "Katanya

Lanjut, terkait soal Ternak, 
Pada pertemuan tersebut para Kepala Desa dan Lurah Turut menyampaian Kondisi Daerah yang sekarang ini dikelilingi oleh ternak Sapi terutama ibu kota Kecamatan. 

"Semua Kepala Desa sangat mengharapkan Perubahan tentang apa yang telah terjadi diwilaya kita ini, terutama sapi yang selalu meresahkan warga yang bukan peternak.

Pada pertemuan ini yang menjadi kesepakatan adalah :
-    Tempat Pembuangan Sampah yang lokasinya sudah ada tinggal Pemerintah setempat yang melanjutkan Proses Pembangunanya meski hanya pinjam Pake.
-    Diberikan Waktu selama 1 Bulan untuk mensosialisasikan Perda tentang Ternak di Desa dan Kelurahan Masing- masing. 

Setelah sampai pada waktu yang telah disepakati namun masi ada yang berkeliaran di Pasilitas Umum maka Pihak Pemerintah Mengambil tindakan Penegakan Perda, dengan menurunkan Satpol PP untuk menangkap dan membawa ke Kabupaten untuk di Proses Lebih lanjut. "tegasnya.
 

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda