ADA APA DENGAN PELAYANAN RSUD BOMBANA?

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Tidak berimbangya besaran insentif yang di berikan pemerintah daerah terhadap tenaga pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Kab. Bombana menjadi sorotan Bupati Bombana saat melakukan revitalisasi anggaran terhadap beberapa instansi di ruang rapat Bupati Bombana hari ini (14/6).   Bupati Bombana H. Tafdil mempertanyakan kualitas dan kuantitas dari pelayanan yang dilakukan pihak RSUD sudah sangat memperihatikan, pasalnya dari data yang diberikan oleh pihak RSUD Kab. Bombana, skala perbandingan banyaknya jumlah pegawai yang ada sekarang ini tidak sebanding dengan jumlah pasien yang menurut laporan dari kalkulasinya hanya berjumlah 14 orang perhari, sedangkan tenaga tekhnis yang bekerja perharinya yang  di bagi dalam 4 shif berjumlah lima puluh orang.  

” yang jadi pertanyaan kenapa lebih banyak pasien ke puskesmas rumbia dibandingkan ke RSUD yang disana tenaga tekhnisnya lebih banyak untuk melayani pasien, artinya ada sesuatu yang perlu di perbaiki terkait manajemen pelayanan”  kata H. Tafdil.  

Bupati Bombana juga tidak memungkiri banyaknya laporan yang masuk tentang ketidak nyamanan pasien, sehingga hal ini lah yang menyebabkan berkurangnya pendapatan asli daerah dari RSUD, ” bagaimana tidak berubah jika pelayanannya sendiri tidak maksimal” pungkas Bupati.  

lebih ironisnya lagi,  kucuran insentif atau honor  yang diterima tenaga pelayanan medis di RSUD kab. Bombana melalui APBD tergolong fantastis dengan jumlah 1.4 milyar bahkan dari penuturan salah satu staf RSUD yang hadir di pembahasan tersebut mengungkapkan bahwa ada dana yang diperoleh dari pelayanan yang dilakukan pihak RSUD dipotong 10.000 yang digunakan tambahan honor.  

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Kab. Bombana DR. Nazar saat di mintai klarifikasi oleh Bupati Bombana terkait pelayanan  tidak maksimal yang dilakukan pihak RSUD terhadap pasien hanya  bisa  bungkam seribu bahasa.  

” saya tekankan, jangan buat susah dan kecewakan masyarakat dengan pelayanan seperti ini,  jika pihak RSUD tidak bisa membenahi masalah ini, lebih kami yang benahi” kata Bupati Bombana dengan sedikit kesal.

Komentar