ALOKASI GEMBIRA DESA SASAR PEMBANGUNAN MASJID

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pembangunan desa akan semakin menantang di masa depan dengan kondisi perekonomian daerah yang semakin terbuka dan kehidupan berpolitik yang lebih demokratis. Akan tetapi desa sampai kini, masih belum beranjak dari profil lama, yakni terbelakang dan miskin. Meskipun banyak pihak mengakui bahwa desa mempunyai peranan yang besar bagi kota, namun tetap saja desa masih dipandang rendah dalam hal ekonomi ataupun yang lainnya. Oleh karena itu, sudah sewajarnya bila pembangunan pedesaan harus menjadi prioritas utama dalam segenap rencana strategi dan kebijakan pembangunan di Indonesia seperti yang dilakukan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana saat ini, melalui program Gembira Desa dengan kucuran anggaran 350 pertahunnya.

Kepala Desa Leboae yang ditemui beberapa pekan lalu mengakui hal tersebut, Arsyad, A.Ma.Pd mengungkapkan sejak masuknya program Gembira Desa di Desa yang di pimpinnya 5 tahun belakangan ini, dampak perubahan baik itu dari cara pandang masyarakat maupun peningkatan pembangunan infrastruktur di desanya cukup mengalami kemajuan yang sangat berarti.

“  sasaran pokok pembangunan yang coba kami galakkan di Desa kami adalah terciptanya kondisi ekonomi rakyat di pedesaan yang kukuh, dan mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan ‘ kata Arsyad.

Bukan tanpa sebab arsyad mengutarakan hal itu, melalui program Gembira Desa di desa yang berpenduduk 218 Kepala Keluarga ini, hampir seluruh masyarakatnya telah mendapat bantuan Pupuk di bidang pertanian, terlebih lagi sejak masuknya Program gembira Desa di era Pemerintahan Tafdil – Masyhura ( Tamasya), masyarakat yang bermukim di wilayah kecamatan Poleang tengah ini baru merasakan penerangan melalui pengadaan Genset.

“ Genset ini sangat membantu masyarakat untuk dapat mengakses arus informasi melalui tayangan televisi “ kata Arsyad.

“ kami juga saat ini sedang membangun sarana ibadah ( Masjid ) karena di desa ini sejak berdirinya beberapa tahun silam sama sekali belum memiliki masjid permanen “ pungkasnya.

Arsyad menambahkan, nyasarnya Program Gembira Desa  telah banyak menyentuh desa yang di binanya selama ini, dirinya merinci selain pemberian bantuan pupuk sasaran pembangunan infrastruktur di desa seperti pembangunan Kantor Desa, pembuatan Deukker dan pembenahan sarana olah raga turut pula menjadi program prioritas yang sudah terlaksana melalui Gembira Desa, bahkan kata pria yang berkumis tipis ini menuturkan program Gembira Desa juga sudah memberikan manfaat yang cukup besar bagi masyarakat yang sehari – harinya mengabdikan diri dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti Guru Mengaji, Dukun Bersalin, Hansip, Guru TK, kader Posyandu  dan aparatur desa lainnya.

Ditempat terpisah, Salmawati yang berporfesi sebagai dukun bersalin mengaku sangat terbantu dengan adanya insentif Dukun Bersalin melalui program Gembira Desa, pasalnya sejak dirinya menjadi Dukun bersalin terkadang dirinya hanya menerima upah dari masyarakat yang dibantunya dalam proses persalinan, sedangkan dirnya mengakui untuk menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak – anaknya penghasilan yang di perolehnya jauh dari kata cukup.

“ Syukur mi pak dengan adanya honor yang jelas dari Gembira Desa ini saya sudah bisa terbantu sekali sekolahkan anakku “ kata Salmawati dengan suara terbatah – batah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *