ANGIN PUTING BELIUNG PORAK PORANDAKAN RUMAH WARGA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Ket. Gambar : Salah satu rumah warga di Desa Tapuahi yang rata dengan tanah akibat bencana angin puting beliung.

Rumbia. Hanya kurang dari sebulan Angin puting beliung kembali menghantam sebagian wilayah Kabupaten Bombana yang membuat kepanikan luar biasa di masyarakat khususnya yang bermukim di wilayah kelurahan Kampung Baru dan Desa Tapuahi, betapa tidak, angin kencang yang disertai derasnya hujan memporak porandakan rumah warga, bahkan fasilitas umum( pasar Sentral Bombana ) tak luput dari amukan angin serupa yang pernah menghantam salah satu desa di kecamatan poleang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kab. Bombana Ir. Abu Kahar yang di konfirmasi saat meninjau lokasi bencana tersebut mengatakan bahwa angin puting beliung yang disertai derungan suara yang cukup keras terjadi begitu cepat, sehingga warga hanya berusaha menyelamatkan nyawa dari reruntuhan rumah mereka.

dirinya juga mengakui sempat melihat angin tersebut berputar dan mengangkat rumah warga, kerena saat itu ia tengah melakukan pelatihan tanggap darurat dan pemetaan wilayah jalur evakuasi di gedung dekranasda yang membuatnya seluruh stafnya yang ikut pelatihan tersebut berlarian menolong warga.

” Kejadiannya sangat cepat, bahkan angin tersebut terlihat mengangkat atap rumah warga ” kata Ir. Abu Kahar.

Lanjut Ir. Abu Kahar menuturkan saat ini dirinya terjun langsung memimpin evakuasi darurat sambil mendata kerugian yang dialami warga pasca bencana angin puting beliung tersebut agar sesegara mungkin timnya langsung mengidentifikasi kebutuhan yang saaat ini sangat dibutuhkan warga.

” Kami sudah bentuk tim untuk mengkalkulasi kerugian wargaa untuk segera di laporkan ke BNPB pusat ” tambahnya.

Lain lagi yang dialami Sabir yang rumahnya ikut roboh akibat aangin puting beliung tersebut, dirinya menceritakan saatt kejadian dirinya sedang bersiap menuju kepasar untuk berjualan, namun secara tiba -tiba dirinya mendengar deru angin yang cukup keras disertai ambruknya rumah tempat tinggalnya.

” Syukurnya pak saya sudah keluar rumah dan tidak terluka, hanya rumah saya sepotong hancur ” ujarnya dengan nada sedih.

Dari pantauan author website pemkab diketahui, dampak yang ditmbulkan angin tersebut memang cukup parah, di kelurahan kampung baru saja terdapat sekitar 22 rumah warga yang rusak parah ditambah lagi los pedagang yang berada ditengah pasar ambruk hingga rata dengan tanah serta bangunan atap los penjual ikan yang letaknya di belakang pasar sentral sudah tidak tersisa lagi akibat amukan angin puting beliung.

Ditempat berbeda, rumah warga yang tepatnya berada di pesisir pantai Desa Tapuahi kondisi lebih memprihatikan Terlihat jelas, pasalnya bencana nagin puting beliung yang diperkirakan terjadi hari ini (14/3) pukul 11.00 WITA memporak porandakan sekitar tujuh rumah warga dan menumbangkan pohon besar sekitar desa tersebut, yang lebih memilukan ada salah satu rumah warga yang belum diketahui namanya saat kejadian tersebut hancur dan langsung hanyut di bawa air laut.

” Tolong pak beri kami bantuan secepatnya karena kami sudah tidak tau lagi harus kemana untuk berteduh ” kata salah seorang warga yang namanya enggan untuk di publikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *