ASET PEMDA MULAI DITERTIBKAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket. Gambar : Kasubag Rumah Tangga Setda Bombana DR. Arman, S. Ag, M. Sos.I

Rumbia, Masyarakat dan mantan pejabat yang menggunakan aset pemda di rumahnya kini mulai ditertibkan, pasalnya Sekda Bombana melalui Surat Keputusan Nomor 094/94/2012 memerintahkan pada tim untuk melakukan penertiban aset yang selama ini pengunaan bukan sebagai barang inventaris kantor namun seakan dimiliki pribadi oleh oknum tertentu.

Saat Ditemui diruang kerjannya (29/9) Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Sekretariat Daerah Bombana DR. Arman, S. Ag, M.Sos.I yang ditunjuk selaku ketua Tim menjelaskan sejak turunnya surat tersebut tim yang telah diamanahkan untuk melakukan pendataan sekaligus menarik aset tersebut, sudah mulai melaksanakan tugasnya dengan mengidentifikasi dan menarik barang barang aset yang berlabel pemda.

” kami sudah menarik 93 kursi futura pemda yang memiliki label pemda ” kata pria yang berkepala agak plontos ini sembari enggan menyebutkan siaap yang menggunakan kursi tersebut.

Dituturkan pula oleh Doktor Komunikasi ini bahwa tidak sedikit tantangan yang dihadapi timnya untuk melakukan pendataan, menurut arman kebanyakan dari mereka yang menggunakan kursi pemda tersebut mengakui sudah memiliki kursi tersebut, bahkan kata arman ada juga masyarakat yang mengakui aset tersebut sudah mwnjadi milik pribadi mereka, namun setelah tim memberi penjelasan mereka dengan sadar menyerahkan barang tersebut.

” kami meminta barang tersebut dengan melakukan pendekatan persuasif agar tidak terjadi hal tidak kita inginkan ” ujar Arman.

Berdasarkan data yang di ungkapkan arman sendiri, hingga saat ini kursi pemda yang terdata di aset daerah dari tahun 2006 sampai 2011 berjumlah 500 buah, dimana aset tersebut tersebar di berbagai tempat.

” kami akan menghadap Sekda untuk memperpanjang surat tugas ini, sebab dari informasi yang kami peroleh masih banyak kursi pemda yang belum sempat kami tarik ” harap Arman.

” rencananya kursi ini akan di simpan di gudang yang sementara ini masih dibenahi, agar kedepannya nanti, jika ada kegiatan pemda, kita tidak sulit lagi untuk mencari kursi tersebut. ” tambahnya.

Dirinya ( arman, red ) berharap agar oknum yang menguasai aset daerah dengan secara ikhlas dan sadar mengembalikan aset tersebut agar bisa digunakan sesuai peruntukkannya demi kepentingan masyarakat dan pemda.

” kami meminta kerjasama semua pihak agar apa yang menjadi hak pemda baik itu berupa kursi, meja, televisi dan lainnya agar dikembalikan kepihak pemerintah ” harap arman.

Komentar