Detail Berita

PKK Kabupaten, Beri Apresiasi Terhadap Lurah Lampopala Atas Pelayanan Posyandu di Masa Pandemi

RUMBIA Kominfo

Penulis : Nursia Sinaga

(Penulis : Nursia Sinaga)

Kominfo, Kec. Rumbia - SABTU, 19 September lalu telah diadakan pembinaan Posyandu, Kesling dan PHBS di Kantor Kelurahan Lampopala Kecamatan Rumbia oleh Tim Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Tim PKK Kabupaten Bombana. 

Tim Pembina yang hadir ada 2 orang yakni Ibu Surisma Sunandar mewakili Pokja IV PKK Kabupaten dan Irawan mewakili Kepala Puskesmas Rumbia. Jumlah peserta yang hadir pada pembinaan kali ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari Ketua TP PKK Kecamatan Rumbia bersama sekretaris, Lurah Lampopala bersama staf kelurahan, kader Posyandu, Kesling dan PHBS serta kader PKK Lampopala.

“Ditengah suasana duka yang baru saja dialami oleh Idrus selaku Lurah Lampopala tak menyurutkan niatnya untuk menyambut kehadiran Tim Pembina di Kelurahan Lampopala. “Mohon maaf jika persiapan yang kami lakukan belum bisa maksimal dikarenakan suasana duka yang baru saja menimpa keluarga saya, kakak saya baru saja meninggal dunia. 

Sebagai sebuah proses pembinaan, saran dan masukan dari Tim Pembina insya alllah nanti akan kami laksanakan, "ucap Andi Idrus mengawali acara pembinaan posyandu.

Berbagai pemaparan terkait Kegiatan Posyandu, kesling dan PHBS pun disampaikan oleh Tim Pembina. Namun sebelum Tim Pembina, Ibu Surisma Sunandar menyampaikan subtansi tentang pelaksanaan kegiatan posyandu mulai dari langkah pertama sampai dengan langkah ketujuh. 

Beliau menyampaikan apresiasinya terhadap Kelurahan Lampopala. “Alhamdulillah, beginilah nanti kalau lomba POSYANDU, Kesling dan PHBS dilakukan. Pembinaan di Kelurahan Lampopala inilah yang terbaik dari sekian kelurahan yang sudah kami kunjungi. Namun harapan saya jangan karena mau kegiatan pembinaan baru suasananya begini. Mohon agar benar-benar dilakukan seperti ini terus menerus” ucapnya. 

Posyandu adalah milik masyarakat yang harus diperhatikan oleh pihak kelurahan karena untuk meningkatkan derajat kesehatan masayarakat dapat dimulai dari kegiatan posyandu. Pelayanan posyandu dimulai dari ibu hamil, balita hingga lansia. Deteksi dini kondisi kesehatan warga dapat dilakukan melalui kegiatan posyandu."jelas Sutisna

 Demikian halnya dengan pemenuhan gizi ibu hamil, balita juga dapat diakses melalui kegiatan Posyandu. "Untuk itu sangat diharapkan agar Pemerintah Kelurahan memperhatikan faktor pendukung kegiatan posyandu supaya pelaksanaannya bisa lebih maksimal, "katanya.
 
 lanjutnya, ketua Pokja IV Kabupaten ini menjelaskan, Pelayanan posyandu pada masa pandemic covid-19 juga mengalami perubahan, Warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di posyandu diminta agar membawa sarung dan mangkuk sendiri serta dilakukan pembatasan jumlah warga yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan di posyandu. 
 
“Jadi ibu-ibu, di masa pandemic covid 19 ini terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat kegiatan posyandu berlangsung. Untuk penimbangan bayi, masing-masing orang tua bawa sarung sendiri untuk penimbangan, meskipun ada hubungan keluarga atau kemenakan, intinya dilarang menggunakan sarung yang sama, "tegasnya.

Lebih jauh Surisma menjelaskan, Jika tidak membawa sarung sendiri maka si ibu disuruh pulang dulu ambil sarungnya. Takutnya, sarung tadi bisa berpotensi menjadi media penyebaran covid 19.

Selanjutnya dalam hal pemberian makanan tambahan, biasanya kan disediakan bubur kacang hijau pada saat kegiatan posyandu berlangsung. Semua ibu-ibu diminta bawa mangkuk sendiri untuk menghindari kerumunan baku rebut mangkuk.

Senada hal itu, Irawan mengatakan, Dan yang terakhir dalam hal jumlah warga yang ikut posyandu, maksimal yang mendapat pelayanan posyandu adalah 10 orang satu kali pelayanan. Tugas Kader posyandu selain mengajak warga untuk selalu ikut posyandu, di masa pandemic ini juga wajib menginformasikan dan membagi jadwal layanan posyandu. 

Biasanya kata Irawan, kegiatan posyandu dilakukan satu kali selesai. Dimulai jam 08.00 berakhir s.d jam 11. 00 siang, maka di masa pandemic di rubah teknis pemberian layanannya. "Ungkapnya.

Jika ada 20 orang yang hendak mendapat layanan maka dapat dijadwalkan 10 orang pertama wajib hadir pada jam 08.00 s.d 09.00 dan yang lainnya di jadwal berikutnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan sebagai salah satu cara pencegahan covid 19. "Tutup Irawan selaku perwakilan Puskesmas Rumbia.


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252