Detail Berita

Dalam Mengendalikan OPT Pada Tanaman padi, Dinas Pertanian Lakukan Pengendalian Tiga Unsur 

RUMBIA Kominfo

Penulis : Ade

Kominfo, Pertanian - Dalam Pelaksanaan Gerakan Pengendalian OPT Padi Sawah yang dilaksanakan di Kelompok Tani Karya Sari  Desa Marga Jaya Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana, Dinas Perikanan Lakukan Pengendalian dengan tiga unsur, pada hari Selasa, 12 Januari 2021 pukul 07.30 Wita, Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Ir.Muhammad Siarah MSi.

Saat melaksanakan kegiatan Opt, kadis pertanian didampingi oleh Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Sarwana Amir, SP.M.Si, Camat Rarowatu Utara Ponirin, Koordinator BPP Kecamatan Rarowatu Utara Ari Sadayanto,SP, Kordinator Jabatan Fungsional Abdul Hafid,S,St, Penyuluh Pertanian Lapangan Wilayah Binaan Desa Marga Jaya, dan Seluruh Staf  Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Bombana serta kelompok Tani Karya Sari Desa Marga Jaya Kec. Rarowatu Utara.

Metode Pengendalian OPT Padi Sawah dilakukan dengan penyemprotan pestisida secara serentak, hal ini berdasarkan laporan pengamatan OPT oleh petugas POPT-PHP Wilayah Pengamatan di Kecamatan Rarowatu Utara. Hal ini diungkapkan kadis Pertanian Muhammad Siarah.

Menurut Muhammad Siarah, berkaitan dengan adanya serangan OPT bahwa, Penggerek Batang seluas 5 Hektar dengan kategori ringan yang menyerang tanaman padi berusia 35 - 45 HST. Sedangkan persiapan Gerakan Pengendalian OPT di Kelompok Tani Karya sari Desa Marga Jaya Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana.

Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Januari 2021 pukul 08.00 WTA yang dilaksanakan antara Ketua Kelompok Tani Karya sari, Penyuluh Wilayah Binaan Desa Marga Jaya dan perwakilan petani.

Lanjut kadis, Gerakan Pengendalian OPT Padi Sawah dilaksanakan pada lokasi persawahan dengan luas hamparan 30 ha. Tujuan dari pelaksanaan Gerakan Pengendalian OPT Padi Sawah lakukan tiga unsur, unsur yang dimaksud adalah sebagai berikut 1). Mengimplementasikan prinsip PHT dalam budidaya tanaman, khususnya dalam pengelolaan Agroekosistem dan mengatasi permasalahan OPT di Lapangan. 
2) Menumbuhkembangkan prakarsa, motivasi dan kemampuan petani / poktan untuk melaksanakan gerdal OPT secara bersama-sama antara petani / poktan dalam satu hamparan. 
3) tercapainya target produksi dalam skala hamparan.

Olehnya itu, sebagai Sumbangsih dari dinas terkait, sangat mengharapkan dengan dilaksanakannya Gerakan Pengendalian OPT Padi Sawah dan Penerapan PHT skala luas di Desa Marga Jaya Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana sehingga dapat memberikan dukungan perlindungan tanaman khusus tanaman pangan dalam rangka pengamanan produksi tanaman pangan dari gangguan / serangan OPT.

Senada hal itu, Camat Rarowatu Utara Ponirin Menjelaskan, sebagai pelaksanaan dari tugas pokok dan fungsi BPP Kecamatan Rarowatu Utara, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, membantu petani dalam memasyarakatkan sistem pengendalian hama terpadu (PHT) dan memperkuat perlindungan tanaman di tingkat petani sehingga menjadi lebih berdaya serta mandiri.

Dengan adanya kegiatan Penanganan  Gerakan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), ini sangat bermanfaat bagi para petani untuk mengendalian OPT, namun tanah di Desa Marga Jaya mempunyai tanah PH kurang sehingga dapat mempengaruhi kesuburan tanah, menurut Camat Rarowatu Utara Ponirin.

Hal sama pula disampaikan Kadek Darmawan, Produksi padi sawah di Desa Marga Jaya Kecamatan Rarowatu Utara  mempunyai produsi rata-rata 4,5 s.d 5 ton/ha dengan dosis pupuk 8-10 zak/ha, "tutur anggota kelompok tani Mekar Sari. 

"Jadi, Diharapkan kepada petani agar dalam penanganan OPT ini dapat membantu para petani dapat meningkatkan produksi padi sawahnya, sehingga dapat meningkatkan kesejehtaraan petani.

Kata Kadek, Dalam kegiatan ini juga diberikan fungisida dan insektisida. Terkait dengan masalah PH tanah rendah, dapat ditingkatkan melalui beberapa cata, yaitu : 1) Pengapuran, 2) Penggunaan pupuk organik dan 3) melakukan pengolahan tanah secara sempurna. 

Muhammad Siarah menambahkan, Dinas Pertanian selaku OPD teknis dibidang pertanian telah melakukan berbagai upaya seperti memberikan bantuan pupuk organik cair ataupun padat, memberikan penyuluhan kepada petani, melakukan kegiatan demplot pada kelompok tani.

"kesemuanya ini memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan produksi. "ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana Ir. Muhammad Siarah M.Si. 

Laporan : (ade)


Download File

  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252