Detail Berita

Direktur RS Bombana Riswanto, Klarifikasi Soal Isu Bayi Meninggal

RUMBIA Kominfo

Penulis : IIN SRY RAHAYU

Direktur RS Bombana Riswanto, Klarifikasi Soal Isu Bayi Meninggal

Kominfo, RSUD - Untuk menjawab isu yang berkembang di social media terkait meninggalnya bayi di rsud bombana, maka pihak rsud bombana memberikan klarifikasi kepada keluarga pasien termasuk beberapa teman-teman dari media, yang di lakukan di ruang rapat BLUD RSU Bombana pada Jum'at, (5/2/2021) siang tadi.

Mengawali mediasi, direktur BLUD RS drg. Riswanto menjelaskan bahwa setiap tindakan yang di lakukan oleh pihak RS telah sesuai dgn SOP (Standar operasional prosedur). artinya, Dalam kasus ini sendiri bayi tersebut lahir sudah dalam kondisi yang kurang baik, sehingga yang menjadi prioritas utama adalah memperbaiki tanda-tanda vital si bayi salah satunya adalah pernafasan. "ungkap Riswanto saat mediasi digelar diruang rapat RSUD Bombana

Menurutnya, Konsekuensi dari pemakaian alat bantu nafas itu sendiri adalah lecet pada wajah bayi, dan tentunya itu tetap di terapi atau di berikan obat setelah pernafasan si bayi membaik. karena kembali lagi yang menjadi prioritas adalah menyelamatkan sibayi. "jelas Riswanto saat gelar Rapat Intern siang tadi.

Senada hal itu, dr. Nisrina syahdu. Sp.A selaku dokter anak mengatakan, "bayi tersebut lahir pada tanggal 25/01/2021 dalam keadaan prematur dengan kondisi pernafasan yang tidak normal, sehinggal di berikan alat bantu pernafasan. 

Kata Nisrina, Kemudian pada tanggal 30/01 kondisi bayi tersebut memburuk. 
Sehingga kita lakukan tindakan Untuk menjaga agar bayi tetap bernafas maka di lakukan VTP (ventilasi tekanan positif) dengan tujuan menjaga agar paru-paru bayi tetap mengembang dan menerima udara. "jelasnya.

"Sekali lagi ini yang menjadi prioritas agar bayi tetap bernafas."kata Nisrina

Nisrina menambahkan, terkait soal Lecet pada wajah bayi adalah efek samping dari penggunaan alat sejak keadaan bayi memburuk sampai tadi malam. Tentu saja akan kami berikan terapi apa bila kondisi bayi sudah membaik. "ucapnya 

Dan tentunya semua tindakan yang di lakukan sudah memperoleh persetujuan dari orang tua pasien dan itu di sertai penjelasan. "Semua tindakan yang dilakukan tetap di dampingi oleh orang tua bayi, "terang Nisrina.

Direktur RS Bombana Riswanto, menambahkan, wajar jika keluarga merasa hawatir dengan keadaan bayi, akan tetapi ini juga merupakan tugas kami untuk memberikan penjelasan agar tidak merasa hawatir dan tidak ada kesalah pahaman antara pihak RS dan keluarga pasien. "tutup Riswanto.


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252