Detail Berita

Disnakertrans Bombana Mengaku Belum Mengetahui Soal PHK Massal PT SSU

RUMBIA Kominfo

Penulis : Erwin

Rumbia, (Sumber:Sultrapost.Id –)
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Bombana mengaku belum mengetahui soal Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan oleh PT SSU terhadap karyawannya.

Ini disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasi) Penyelesaian Perselisihan Disnakertrans Bombana Ahmad Edhy Maidy, saat ditemui Sultrapost.Id di gedung DPRD Bombana, Kamis tanggal 22 November 2018.

Katanya, hingga ditemui media ini, belum ada penyampaian yang dilakukan oleh PT SSU ke pihak Disnakertrans perihal PHK tersebut.

Edhy juga menuturkan, meskipun tidak wajib menyampaikan ke dinas soal rencana PHK itu, tapi semestinya pihak perusahaan menyampaikan hal tersebut ke dinas setelah melakukan PHK.

“Saya kira tidak wajib, karena itu kepentingan internal perusahaan, hanya pada dasarnya dia harus memberitahukan setelah selesai melakukan pemutusan hubungan itu, sampai hari ini belum ada,” ucapnya.

Jadi, lanjut dia, pihaknya menunggu itikad baik dari PT SSU untuk menyampaikan, bahwa telah dilakukan PHK ke karyawannya.

Dia juga menekankan, bahwa setelah melakukan PHK, PT SSU harus tunduk kepada peraturan perundang undangan yang berlaku, yang berhubungan dengan ketenagakerjaan, seperti Undang Undang (UU) tenaga kerja, pengupahan, dan peraturan perusahaan yang telah mereka (PT SSU) buat.

“Kami posisi menunggu aduan dari karyawan, apa apa saja yang tidak dipenuhi oleh perusahaan sesuai dengan aturan, dan aturan perusahaan yang dibuatnya, dan kami akan mengawal itu,” imbuhnya.

Diketahui, pada tanggal 20 November 2018, PT Surya Saga Utama (SSU), perusahaan yang tengah membangun pabrik pemurnian nikel (Smelter) di kecamatan Kabaena Utara kabupaten Bombana, melakukan PHK kepada 544 orang karyawannya.

Penulis: Erwin
Editor: Leros


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252