Detail Berita

Capai Laba Hingga 67,9 Juta, BUMDES Gembala Desa Langkoaala Jadi Tumpuan Gerak Pertanian

RUMBIA Kominfo

Penulis : Astri

Kominfo, Dpmd, - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan usaha desa yang dikelola oleh pemerintah desa dimana tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya di pedesaan. BUMDes bisa dikatakan menjadi pilar perekonomian desa, sekaligus berfungsi sebagai lembaga komersial dan lembaga sosial.

Ketika BUMDes mampu menciptakan laba maka ruang untuk menjadi penyedia layanan publik semakin terbuka lebar, salah satu contohnya yakni BUMDes Gembala Desa Langkoala Kec. Lantari Jaya Kab. Bombana

Dengan performa operasionalnya di tahun 2020, BUMDes ini mampu menciptakan laba bersih senilai Rp. 67.911.453 sebagaimana diperlihatkan dalam Laporan Laba/Rugi 2020. Karena itu BUMDes ini menjadi tumpuan gerak pertanian di desa. Hal ini dijelaskan Sitti Nurkiah

Menurut ketua BUMDES Gembala, Mayoritas warga desa menjadikan BUMDes sebagai penyuplai kebutuhan modal kerja sektor pertanian melalui layanan kredit skala mikro. Dimana Masyarakat khususnya petani merasa sangat terbantu karena diberikan kemudahan pengembalian, baik itu melaui skema bulanan maupun melaui skema pasca panen.

Kata Sitti saat menjelaskan, Bagi BUMDes Desa Gembala, unit usaha kredit (SPP) ini telah menjadi andalan. Berdasarkan data Laba/Rugi 2020, unit usaha menyumbang 83,85% dari total laba kotor senilai Rp. 71.148.067. Hal ini sekaligus menepis asumsi selama ini unit usaha kredit selalu bermasalah.

“Kami bersyukur, unit usha SPP ini menyumbang porsi laba tertinggi dalam laporan keuangan dibanding usaha lainnya.” Kata Sitti Nurkiah Ketua BUMDes Gembala sambil memperlihatkan laporan keuangan yang diolah dari CTK (Catatan Transaksi Keuangan).

Senada hal tersebut, Kadis Pmd Hasdin Ratta mengatakan, Prestasi yang ditorehkan oleh BUMDes Gembala ini tidak terlepas dari tiga faktor penunjang yaitu pertama, tingkat kepatuhan masyarakat untuk membayar cukup tinggi meskipun tanpa agunan. Kedua, adanya sanksi sosial bagi warga yang menunggak dengan mengumumkan nama-nama penunggak ditempat ibadah (mesjid).

Selanjut yang Ketiga, kata Hasdin, Komitmen pengurus untuk terus menyediakan laporan keuangan yang lebih akuntabel agar mudah diawasi oleh pemerintah desa, termasuk masyarakat umum pada saat musyawarah desa.

"Dari ketiga penunjang inilah sehingga BUMDES Gembala ini menoreh prestasi, dan ini sangat patut untuk di Apresiasi, "ucapnya saat ditemui diruang kerjanya.

Dari hasil kunjungan sekaligus pengecekan fisik aset oleh Tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD) Kab. Bombana bersama dengan Pengurus Yayasan IDRAP yang dipimpin oleh Kabid Pemberdayaan, Asyhadi Asyikin, S.KM., M.Kes pada (Jumat, 5 Maret 2021) di Desa Langkowala.

Kata Asyhadi, hasil ini menunjukkan tingkat pengelolaan keuangan BUMDes Gembala yang cukup tinggi dan tercatat dengan baik, hal ini terbukti dari Laporan Keuangan (Neraca) jumlah saldo yang tersimpan di bank nilainya sama dengan jumlah saldo uang yang saat ini dipegang oleh bendahara (Kas).

Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pengurus BUMDes di Desa Langkoaala, dari 66 BUMDes aktif yang ada di Kab. Bombana, BUMDes Gembala tercatat memberikan kontribusi Pendapatan Asli Desa (PAD) dari tahun 2018-2020 sebesar Rp. 29.800.000, "ujar Asyhadi

Katanya, Semoga pencapaian ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan sehingga menjadi motivasi bagi BUMDes yang lain untuk lebih mengembangkan potensi yang ada di desa. "Ungkap Asyhadi saat ditemui usai melakukan kunjungan kerja di Desa Langkowala.

Laporan : Astri
Sumber : Dpmd


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252