Detail Berita

Terkait Bagi Hasil Pemda Bersama PT. INRI, Pihak DPRD Bombana Gelar RDP

RUMBIA Kominfo

Penulis : Fiqran

Kominfo, DPRD, - Terkait evaluasi pemanfaatan Aset Pabrik Rumput laut di Kecamatan Poleang Selatan, Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kab. Bombana gelar Rapat dengar pendapat bersama Dinas Kelautan dan Perikanan, Badan Keuangan Daerah beserta PT. Inti Nusa Raya Indonesia (PT.INRI), pada hari senin, tanggal 22 Maret 2021, bertempat di ruang rapat kerja Sekretariat DPRD Kabupaten Bombana.

Rapat dengar pendapat yang di pimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Bombana (Arsyad, S.Pd,.MH) beserta anggota, dari pemerintah daerah, yang di hadiri langsung Kepala BKD (Darwin), kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Sarif) beserta kabid perikanan (Mansur sigia, Sumarni Sultan), termasuk dari perwakilan PT. INRI Direktur Utama (George Hutama Riswantyo) beserta ( Ilyas Hamindo ).

Darwin selaku kepala BKD menjelaskan, untuk memaksimalkan PAD Kabupaten Bombana memang perlu dilakukan kerjasama dengan perusahaan terkait, apalagi yang menangani pengelolaan rumput laut tersebut.

Kata Darwin, jika kerjasama itu tercapai, estimasi yang dapat dicapai berkisar 10 Ton/hari.
"jika itu berjalan normal PAD yang di dapatkan cukup besar dan bagi hasil dalam kontrak kerjasama itu 45 % untuk Pemda dan 55 % untuk perusahaan, "ungkap Kepala BKD

Kita ketahui bersama bahwa, tujuan kerjasama tersebut adalah untuk mengoptimalkan penyelenggaraan kerjasama barang milik Daerah, termasuk pabrik pengelolaan rumput laut dapat meningkatkan penerimaan PAD, apalagi jangka waktu kerjasamanya sesuai ketentuan dengan jangka waktu 20 Tahun, "kata Mantan Plt. Inspektur Bombana ini

"Dan pastinya kontribusi sangat besar untuk daerah dengan estimasi 100.000.000/Tahunnya, "ujarnya.

Hal sama diungkapkan Dirut PT. INRI, Pria yang kerap disapa “Guntur” tersebut menjelaskan bahwa kehadiran perusahaan di Bombana sejak tahun 2018 tujuannya untuk memajukan Daerah dan ini merupakan PAD yang cukup besar untuk daerah, apalagi jika berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan, "ucapnya.

Ia menjelaskan, Namun hal tersebut tidak berjalan sesuai dengan ke inginan Pemerintah beserta perusahaan, di karenakan ada beberapa hal yang menjadi permasalahan antara lain sumber air bersih di Bombana yang belum tercukupi, hal itu karena kandungan mineral dan logamnya terlalu tinggi sehingga menghasilkan kualitas rumput laut yang rendah.

sehingga kata Dirut, perusahaan membutuhkan mesin instalasi air bersih untuk pembudidayaan rumput lautnya, "beber Guntur.

kemudian, terkait dengan petani rumput laut yang melakukan panen 30 hari dan tidak sesuai standar yaitu 45 hari sesuai ketentuan perusahaan, sehingga kualitas rumput lautnya juga rendah tidak sesuai standar internasional untuk kebutuhan pasar.

Lanjut Guntur, bahwa Pemerintah Daerah dan perusahaan bersinergi membangun Laboratorium pengadaan bibit rumput laut agar rumput laut yang di hasilkan juga berkualitas sesuai standar internasional, "dan ini merupakan kebanggaan besar untuk Kabupaten Bombana karena merupakan Laboratorium pertama untuk Sulawesi tenggara dan di harapkan kedepannya ini bisa berjalan dengan baik nantinya".

Senada hal tersebut, Politisi dari Partai yang berlambangkan Pohon beringin (Ahmad mujahid) menyampaikan kepada pemerintah daerah dan perusahaan bagaimana caranya agar memberikan pemahaman atau edukasi kepada masyarakat terkait peningkatan kualitas rumput laut, agar ada manfaat yang di dapatkan dan ada harga yang tinggi jika kualitas rumput lautnya baik.

Kadis Perikanan (Sarif) turut menyampaikan, terkait anggaran yang disiapkan pemerintah untuk masyarakat sebesar 2 milyar dan yang terserap + 500 Juta. "ungkapnya.

Arsyad, sebagai Ketua DPRD Bombana, sebelum menutup rapat menyampaikan bahwa, DPRD akan menjadwalkan ulang terkait pertemuan nantinya dan akan menghadirkan pihak-pihak terkait beserta masyarakat petani rumput laut.

Arsyad menambahkan, untuk mengetahui apa yang menjadi permasalahan dan kendala di lapangan, kita harus adakan jadwal rapat ulang, karena pembahasan tentang pengelolaan rumput laut belum berjalan secara efektif. Artinya, seperti apa yang di harapkan oleh pemerintah dan masyarakat nantinya. "Tutup ketua DPRD Bombana ini./(Fiqran)

Sumber : Sekretariat DPRD


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252