Detail Berita

Prediksi LTT APSEP Kab. Bombana 2021, Meningkat

RUMBIA Kominfo

Penulis : Lukman

Kominfo, - Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menghadiri kegiatan koordinasi dan sosialisasi perbenihan Tanaman pangan di Claro Hotel Kendari Rabu-Kamis 31 Maret- 1 April 2021. Rapat koordinasi dilaksanakan dalam rangka melakukan evaluasi luas tambah tanam (LTT) padi, jagung kedelai (pajale) periode musim tanam (MT) Oktober-Maret (Okmar) 2020/2021 dan melakukan perencanaan/penetapan target luas tanam pada periode MT April-september (Apsep)  2021, di prediksi meningkat.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara yang dihadiri langsung Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara Drs. Muhamad Djudul.,M.Si, yang diikuti oleh 17 peserta Kabupaten/kota di Sultra.

Selain itu juga, kegiatan tersebut diikuti pula Kepala Bidang yang menangani tanaman pangan dan perwakilan dari Dirjen perbenihan kementerian pertanian ibu Weni, KUPTD Balai Benih dan UPTD Balai Proteksi. Untuk Dinas Pertanian Kabupaten Bombana diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Sarwana Amir,SP.,M.Si, Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Ade Lukman,SP.,M.M dan Kepala Seksi Perbenihan dan Perlindungan tanaman Ruslan,SP.,MAP.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara Muhamad Djudul, Dalam sambutannya menyampaikan, agar data luas tanam dapat tercatat dengan baik sehingga data yang diperoleh akurat dan dapat dipercaya. Sehingga peningkatan produksi di Sulawesi tenggara ada peningkatan dari tahun sebelumnya pada periode yang sama. “intinya ditahun ini kita upayakan agar hasil produksi tanaman pangan harus meningkat naik, “ujarnya.

Senada hal tersebut, Kepala Bidang Tanaman Pangan Djodji Paat, mengapresiasi kepada Koordinator Penyuluh Pertanian maupun Kepala Pertanian Kecamatan di masing masing kabupaten/kota yang telah melakukan pengumpulan data luas tanam dengan baik dan juga mendengarkan segala saran dan masukan dari mereka.

Menurut Djodji, Untuk meningkatakan produksi dan produktifitas seyogyanya ada peningkatan sekira 7% dari tahun sebelumnya. Dimana Data potensi lahan sawah fungsional di Sultra yaitu 123.288 ha, irigasi 97.144 ha, non sawah lahan seluas 147.175 ha dan non irigasi 26.144 ha lahan kering. “ungkapnya

Pada kesempatan yang sama juga ditekankan pentingnya menumbuhkan kemandirian penyediaan benih di tingkat petani, dengan memberikan pendampingan dan pembelajaran secara langsung kepada petani mengenai teknologi produksi benih secara sederhana, sehingga mereka bisa mendapatkan benih dari pertanaman mereka secara berkelanjutan. “kata Djodji Paat saat menyampaikan sambutan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara Muhamad Djudul menambahkan, Sebagaimana kita ketahui, Kabupaten Bombana salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara yang mendapatkan alokasi kegiatan untuk tahun 2021.

Pasalnya kata Djodji, satker Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan kab. Bombana Prov. Sultra hasil produksinya berupa tanaman kedelai seluas 75 ha, tanaman jagung seluas 1500 ha, padi lahan kering 800 ha, Biofotifikasi 250 ha, P3BTP 50 ha, padi inbrida 5000 ha dan padi inbrida pusat 4800 ha.

“semua ini untuk periode Musim Tanam April s.d September 2021. jadi, Kesepakatan ini ditandatangani oleh masing-masing Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota se-Sultra, “pungkas Djodi. (Ade Lukman)


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252