Detail Berita

Pemeriksaan Reguler Oleh Inspektorat, Pengelolaan DD Harus Transparan Dan Ankuntabel

RUMBIA Kominfo

Penulis : HUSAIN

Kominfo, Tontonunu - Merujuk pada Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2007 tentang pedoman Tekhnis Organisasi dan tata kerja Inspektorat Provinsi dan Kabupaten/Kota, maka Pemerintah Kabupaten Bombana dalam hal ini Inspektorat Daerah melakukan pemeriksaan Reguler di kecamatan Tontonunu.

Pemeriksaan ini meliputi penggunaan Alokasi Anggaran tahun 2020, diantaranya Alokasi dana Desa (Gembira Desa) dan Dana Desa (APBN) bagi Desa dan SMP, SD dan yang menggunakan Dana Bos yang telah di alokasikan pemda. Hal ini diungkapkan Sekretaris Kecamatan Tontonunu (Bahri)

"Semua diperiksa baik Pemda Kabupaten, pemerintah Pusat dan kemudian UPTD Puskesmas, KB dan Kecamatan juga akan diperiksa sebagai salah satu  upaya Pemerintah dalam mengurangi kemiskinan khususnya dilima Desa di kecamatan Tontonunu.

Pertemuan ini bertujuang untuk menjalankan  peraturan Pemerintah  tentang perencanan dan pengawasan serta memberikan respon baik khususnya Kepala Desa dan para kepala sekolah, terlebih OPD. agar memberikan kemudahan Pihak Inspektorat, Kata Bahri, jangan mempersulit dan berbelit-belit  terutama laporan pertanggungjawaban.

“berikan sesuai Data pendukung lainnya supaya memudahkan pada saat pemeriksaan baik itu Pemeriksaan Administarasi maupun Pemeriksaan Fisik dilapangan” ungkap BAHRI , S IP., Sekretaris Camat Tontonunu saat pertemuan awal dengan Para Kades , Kepsek dan OPD Senin ( 5/4) di aula Kantor Camat Tontonunu.

Lanjut “ salah satu tujuan pemerintah Pusat menyalurkan Anggaran Dana Desa yang pertama, percepatan pembangunan Yang Ada di Desa meliputi Infarastruktur. yang kedua, peningkatan perekonomian Masyarakat Desa, Ketiga, mengurangi angka kemiskinan. 

Menurut Bahri, Anggaran Dana Desa harus di pergunakan secara Transparan dan ankutabel dapat dipertanggung jawabkan  dengan sebaik-baiknya sesuai yang kita Rencanakan, dan di belanjakan  begitu juga pertanggung jawabannya. “dan kami harapkan juga para Kepala Desa agar hati- hati  dalam mengelola anggaran karna ada beberapa Kepala Desa di Bombana yang harus berurusan dengan hukum bahkan masuk penjara, dalam pengelolaannya harus sesuaikan dengan peruntukannya“ .tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Penanggung Jawab Akbar, SH., sekaligus Ketua Tim Pengendali Tehnis, “menyampaikan Pemeriksaan Reguler dengan tegas menyampaikan Pemeriksaan merupakan proses pembinaan bukan mencari kesalahan  tetapi yang kami harapkan Inspektorat tempat Curhatnya para kepala desa terkait Pelaporan, pengawasan, Pembinaan agar penggunaan Dana Desa tepat sasaran yaitu Transparan, Angkutabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Begitu juga para kepala Sekolah para OPD yang diKecamatan apa yang kami butuhkan supaya disiapkan terutama surat pertangggung jawaban (SPJ) sudah harus tuntas” katanya.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri Kepala UPTD Puskesmas, Kepala UPTD KB , 5 Kepala Desa se-kecamatan Tontonunu Yakni, Tongkoseng, Tontonunu, Watumelomba  Tetehaka dan Pu’uwonua serta Kepala SMP dan kepala SD. adapaun Nama-nama Tim yang Tugaskan Sebagai Penanggungjawab, Akbar SH, Ketua TIM pengendali Tekhnis,  Harlina ST Ketua Tim, dan Masing Anggota Hasnaeni, S I Kom, Arman Amd , Musfira Amd Ak, Sindra SE, Muh. Ardiansyah, dan Herman. Berdasarkan SPT Tim berada di Kecamatan Tontonunu selama 30 Hari   Mulai tanggal 1 S/d 30 April ( Husain)


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252