Detail Berita

Warga Resah Akibat Air PDAM Tidak Mengalir

RUMBIA Kominfo

Penulis : Satriana

Kominfo, Poleang Tengah - Air adalah sumber utama dalam kehidupan setiap makhluk hidup yang ada di dunia, mirisnya sudah tiga hari lamanya air PDAM di Kecamatan Poleang Tengah tidak mengalir akibat sengaja ditutup oleh warga Desa Leboea.

“Bak penampung di rumah kami sudah kering." Keluhan salah satu warga Desa Paria, saat dimintai keterangan, Sabtu (17/04/2021).

Pada Jum'at lalu (16/04/2021) petugas PDAM Poleang Tengah mendatangi kantor Kecamatan guna membahas persoalan ini.

Dan sebagai tindak lanjut, Camat Poleang Tengah (Mappatang) mengambil langkah dengan mendatangi lokasi sumber air, yaitu Desa Leboea, yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mempertanyakan alasan ditutupnya air PDAM tersebut yang berdampak pada tiga desa yaitu desa Paria, Mulaeno dan desa Mattirowalie.

Dalam keterangannya, Bapak Mappatang menjelaskan alasan warga desa Leboea menutup aliran air yaitu disebabkan karena ingin menagih janji untuk perbaikan jalan di desa mereka yang kondisinya cukup buruk yang tak kunjung juga diperbaiki oleh pemerintah. Dan juga kesepakatan dari dua desa yaitu Mulaeno dan Paria sejak tahun 2015, bahwa bilamana ada pelebaran jalan, maka Kepala desa Mulaeno dan Paria bertanggung jawab terhadap warganya yang memiliki kebun di desa Leboea untuk mengibahkan sebagian lahannya sepanjang jalan yang akan perbaiki.

Sebetulnya Bapak Mappatang sangat menyayangkan sikap warga desa Leboea yang demikian. "Sedih rasanya di bulan suci ramadhan ada permasalahan seperti ini, jika air tidak ada kita sangat resah." Tuturnya

Di hari yang sama setelah berbuka dan sholat magrib, Camat Poleang Tengah melakukan pertemuan dengan Bupati Bombana (H. Tafdil, SE., MM) guna membicarakan masalah ini.

Terkait janji perbaikan jalan Desa Leboea, orang nomor satu kabupaten Bombana ini mengatakan bahwa tidak lupa akan hal itu. "Akan tetapi, baru saja anggaran kita terkuras akibat pandemi Covid-19 yang sangat menyita anggaran." Tambahnya

"Tahun ini sudah akan dilakukan pengerasan jalan, dan Insya Allah tahun 2022 akan dilakukan pengaspalan." Tegasnya

Melalui sambutannya pada momen sholat tarawih di masjid Babul Khaer desa Paria, Sabtu (17/04/2021), Camat Poleang Tengah menghimbau kepada Warga Desa yang terdampak untuk tidak melakukan gerakan-gerakan yang bisa memperkeruh situasi. "Kita mengupayakan agar kondisi akan menjadi baik kembali." Tambahnya.


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252