Detail Berita

Beras Bombana, Jadi Sampel Pengujian Mutu di Sultra

RUMBIA Kominfo

Penulis : Hasan Madjid

Kominfo, DKP-Bombana - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana melakukan Pengujian mutu bahan pangan dengan cara mengambil sampel beras yang di produksi masyarakat di Desa Biru Kecamatan Polenag Timur.

Saat pengujian di pimpin langsung Kepala Unit Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. Bajera bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana Muslihin, SP dan Ramla, SP selaku kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Kabupaten Bombana, Pada Kamis 6 Mei 2021.

Pada penjelasannya, Muslihin SP, menyampaikan bahwa Pegambilan sampel beras di Desa Biru Kecamatan Poleang Timur bertujuan untuk menguji kandungan  bahan pangan baik mutu  dan kandungan zat lain yang terdapat dalam biji beras melalui pemeriksaan laboratoirium. misalnya zat kimia berbahaya seperti pestisida. Akan tetapi kita tidak bisa langsung menyimpulkan dilapangan Karena melalui mekanisme pengujian laboratorium yang memerlukan waktu 1-2 minggu, "ungkapnya.

Selanjuntya Ir. Bajera menjelaskan bahwa dalam Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 20/Permentan/OT.140/2/2020 tentang Jaminan Muttu Pangan Pertanian. 

Menurutnya, peraturan ini sebagai dasar Hukum bagi pemangku kepentingan dan penerapan system jaminan mutu pangan hasil pertanian, dan memberikan perlindungan bagi konsumen. kepastian usaha dan meningkatkan daya saing pangan hasil pertanian. "ujar Ir. Bajera

"Kami memilih Desa Biru Kecamatan Poleang Timur sebagai daeah pengambilan sampel, karena di daerah ini salah satu sentra penghasil beras di Bombana, minimal ada Gudang penanpungan gabah pabrik pengilingan padi, yang setiap saat mengsuplay beras di daerah Bombana. 

Senada hal tersebut, Kalau dilihat dari kasat mata memang berasnya cukup baik yang tampak putih bersih, tetapi kita memerluhkan uji lebih teliti lagi melalui laboratorium sehingga  dapat diketahui kandungan zat zat dalam biji beras tersebut. "Ungkapnya Ramla saat memberikan keterangan terkait soal pengujian.

Tidak perlu khawatir bapak / Ibu, setelah hasil pengujiannya kami  simpulkan selanjutnya akan di sampaikan kepada dinas ketahanan pangan Kabupaten dan dijamin kerahasiaannya, tujuannya untuk perbaikan cara memproduksi hasil pertanian yang lebih aman dan bermutu, "ungkap Ramla, SP.

Harapan kami, petani bisa memilih cara bercocok tanam padi yang lebih aman, hindari penggunaan bahan bahan pestisida, minimal mulai dikurangi, karena kecenderungan sekarang ini masyarakat memilih untuk membeli bahan pangan yang sehat. "Pungkasnya

Laporan : Muh. Hasan Madjid
Sumber : DKP Kabupaten Bombana


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252