Detail Berita

Cegah KDRT dan Perlindungan Anak, Pemerintah Kecamatan Bersama DP3A Gelar Sosialisasi

RUMBIA Kominfo

Penulis : Nurinsana

Kominfo, Kabaena Barat - Dalam rangka mengurangi tingkat kekerasan di Kabupaten Bombana, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan pada hari Selasa, 15 Juni 2021 bertempat di aula Kantor Desa Baliara Selatan Kecamatan Kabaena Barat.

Kegiatan Sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin Pemerintah Daerah dalam hal ini DP3A, kali ini materi pembahasan Sosialisasi yaitu Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat, Perwakilan Danramil, Perwakilan Kapolsek bersama Anggota, Kepala Desa Baliara Selatan, Baliara Kepulauan, Rahantari, Baliara, Lurah Sikeli, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan, Sekretaris PKK, Dasawisma, Tokoh Agama  Pemuda, Masyarakat, Karang Taruna serta Tim dari DP3A.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekcam Kabaena Barat H. Akhmad Nuryadin, S.PD " Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada dinas terkait karena tidak bosan turun mengadakan Sosialisasi Kekerasan terhadap Perempuan" ucapnya saat memberi sambutan. "Kita berharap kegiatan ini merupakan momen penting dalam rangka pemenuhan hak-hak perempuan "lanjut sekcam selaku Pj. Kades Baliara ini.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Materi oleh Kabid PHP dan PKA Dinas Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak yakni bapak H. Tompo, SH, MH. Ia mengatakan, "Bupati Bombana sangat menegaskan pentingnya Sosialisasi ini, Kita tidak mendapat penghargaan dibidang Hak Asasi Manusia dikarenakan tingkat kekerasan di Bombana berada diperingkat ke 2 (Dua) se Sultra dan masuk urutan ke 10 (Sepuluh ) di Indonesia "tutur pak Kabid disela pemaparan materi.

Olehnya itu, pihaknya menyampaikan bahwa, Undang-undang No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bertujuan untuk mencegah segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga, menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga, memelihara keutuhan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.

Adapun Bentuk-bentuk KDRT kata H. Tompo, yaitu kekerasan Fisik, kekerasan Seksual, penelantaran rumah tangga. Akibat dari Pelanggaran Undang undang ini akan dikenakan sanksi sesuai jenis kekerasan. “ungkap H. Tompo

"Kami berharap dengan adanya sosialisasi seperti ini serta undang undang tentang penghapusan KDRT bisa mengurangi tingkat kekerasan di Kabupaten Bombana, "tutupnya. (Nurinsana)


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252