Detail Berita

Dua Kelompok Wanita Tani (Kwt) di Bombana Mendapat Bantuan Apbn Dak Non Fisik

RUMBIA Kominfo

Penulis : Hasan Madjid

DKP-Bombana,- Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana  melalui program  Pekarangan Pangan Lestari ( P2L)  tahun anggaran 2021 mendapat bantuan dana Alokasi Khusus Non Fisik sebesar 110 juta yang diperuntukan pada 2 kelompok wanita tani ( KWT) yakni KWT Tunas Puncap di Desa Pukurumba Kecamatan Poleang dan KWT Kuncup Mekar Desa Lamuru Kecamatan Matausu.

Pada penjelasannya, Muslihin SP, menyampaikan bahwa KWT yang mendapat bantuan anggaran DAK Non Fisik ditetapkan langsung Badan Ketahanan Pangan kementerian Pertanian yang diambil dari Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian ( Simluhtan), maka pentingnya semua Kelompok Tani , baik Gapoktan maupun Kelompok Wanita Tani ( KWT) wajib di input dalam aplikasi Simultan, karena sekarang ini semua sudah pakai Sistem Online, jadi pemerintah pusat tinggal membuka aplikasi dan menkonfirmasi ke Propinsi dan Kabupaten ,  tujuan  program Pekarangan Pangan Lestari ( P2L) adalah meningkatkan akses pangan masyarakat yang Segar, Murah dan Aman,  Peningkatan Kemandirian Pangan rumah tangga, dan mengatasi Stunting, ungkap Muslihin, SP.

Sasaran utama Program P2L adalah Daerah Rawan Pangan, Daerah Stunting ( berdasarkan Data /Kepmen PPN Bappenas No. KEP 42/M.PPN/HK/04/202), daerah Urban , sedangkan Kriteri penerima Manfaat Kelompok Pekarangan Pangan Lestari ( P2L) pada Kelompok Wanita Tani (KWT)  adalah (1). Kelompok  KWT menpunyai Legalitas  ( SK Bupati) dan terdaftar dalam Aplikasi Simlutan, (2). KWT Mempunyai jumlah anggota 30 orang yang berada dalam satu Desa, (3). Mampu menyediakan lahan Demplot minimal 500 meter persegi  dan (4). Belum pernah mendapat bantuan kegiatan yang sama. Kriteria tersebut tertunag dalam  Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.07/2020 tentang pengelolaan Dana Alokasi Khusus Non Fisik.

Hal senada di sampaikan ,Ramla, SP Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, bahwa kita wajib bersyukur mendapat bantuan DAK non Fisik karena dari 17 Kabupaten Kota di Propinsi Sultra hanya ada 10 yang dapat, besaran bantuan perkelompok adalah 55 juta, dananya perlu di manfaatakan dengan baik, dengan cara melakukan langkah langkah atau tahapan  pemanfaatan pekarangan Lestari ( P2L) yakni membuat pembibitan, membuat demplot tempat penanaman tanaman, dan memasarkan hasil pertanian. Dan untuk pemanfaatan dananya wajib mengikuti RAB/RRAK yang sudah dibuat sendiri oleh Kelompok, jangan lupa pelaporannya setiap kegiatan dilakukan karena dilaporkan ke pusat melalui aplikasi secara online, ungkap Ramla,SP

Mengakhiri penyampaiannya Muslihin, SP mengingatkan agar kegiatan program P2L dapat melibatkan kerjasama semua anggota Kelompok Wanita Tani, karena diharapkan kegiatan menanan tanaman sayur mayur dipekarangan akan terus menerus dilakukan bukan hanya pada 30 anggota kelompok, tetapi seluruh masyarakat di desa sasaran program ini, sehingga diharapkan dapat membantu perekonomian rumah tangga. Khusus untuk pemerintah Desa agar selalu memberi motivasi kepada Ibu ibu Kelompok Wanita Tani untuk dapat memanfaatkan program ini, hal ini sejalan dengan program PKK dan  sangat membantu pemerintah kabupten Bombana dalam meningkatkan kesejateraan masyarakat, ungkapnya. (HM)

Sumber : DKP Kabupaten Bombana


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252