Detail Berita

BPOM Sultra Mengedukasi Pemerintah dan Masyarakat di Bombana

RUMBIA Kominfo

Penulis : Nurinsana

Kominfo, Kabaena Barat, - Sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas kesehatan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pangan dan obat yang aman, pada hari Selasa, 12 Oktober 2021 bertempat di gedung Global desa Baliara, Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Pertemuan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan.

"Semoga kedepan dengan adanya sosialisasi seperti ini kita semakin paham, lebih selektif dan lebih terfilter dalam penggunaan obat dan kosmetik yang saat ini banyak beredar di pasaran, "hal ini disampaikan Musmuliadi saat membuka kegiatan, pada Selasa, 12/10 lalu.

"Jangan karena dapat iklan bagus dan testimoninya banyak kemudian kita begitu saja tertarik, sehingga menjadi korban" tambahnya

Nara sumber dari BPOM Provinsi Sulawesi Tenggara dalam hal ini Dra. Hasnah Nur, APT.MPH menjelaskan bahwa untuk mewujudkan keamanan pangan, BPOM menerapkan sistem pengawasan 3 (tiga) pilar yaitu

1.      Pelaku Usaha atau Industri, harus menjamin mutu, manfaat dan khasiat pangan yang diproduksi.

2.      Pemerintah(BPOM), yang melakukan pengawasan sebelum dan setelah produk pangan beredar.

3.      Masyarakat/Konsumen, harus cerdas dalam memilih produk yang akan dikomsumsi dan menyikapi informasi yang beredar.

 

Dikesempatan ini Narasumber juga memaparkan dampak makanan tidak aman, bahaya bahan kimia, jenis bahaya biologis dan bahan kimia.

Terkait Masalah perizinan pangan, Narasumber menjelaskan kalau perizinan itu ada 2(dua) yaitu yang pertama PIRT (Perizinan Produksi Industri Rumah Tangga) yang dikeluarkan oleh Pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Kesehatan itupun hanya untuk  industri makanan dan minuman berskala rumahan. Yang kedua Perizinan BPOM yaitu untuk pangan,kosmetik,dan obat-obatan yang beresiko tinggi.

Saat kegiatan dilaksanakan, dihadiri oleh Camat Kabaena Barat, Tim Dinas Kesehatan Kab. Bomnana, Tim BPOM Provinsi Sulawesi Tenggara, Kapolsek Kabaena bersama anggota, Ka UPTD Puskesmas Kabaena Barat, Ka UPTD BPKB, TP-PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan, serta seluruh perangkat Desa termasuk Tokoh masyarakat dan agama.

Karena mengingat keterbatasan peserta yang dihadirkan, Pihak Kecamatan mengundang perwakilan Masyarakat dalam hal ini Kades, Lurah, Kadus,Ka Lingkungan yang dianggap berkaitan langsung dengan masyarakat serta dianggap mampu menyampaikan informasi dan mengedukasi masyarakatnya masing-masing tentang keamanan pangan tersebut, Tutupnya.

Laporan : Nurinsana


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252