Detail Berita

DISPERINDAGKOP BOMBANA LATIH PELAKU IKM KELOLA KELAPA TERPADU DI POLSEL

RUMBIA Kominfo

Penulis : Tim Kominfos

Rumbia, Kominfos

(Sumber : kominfos) Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kabupaten Bombana kini tengah gencar meningkatkan kapasitas para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Salah satunya melalui pelatihan pengelolaan kelapa terpadu bagi masyarakat dan pelaku IKM di Desa Laea, Kecamatan Poleang Selatan (Polsel), Rabu (19/06/2019).

Dalam kegiatan pelatihan yang digelar di balai desa Laea, Poleang Selatan itu,  Disperindakop menggandeng Dosen dan praktisi dari Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO). Dosen dan praktisi ini berperan aktif sebagai instruktur yang memberikan pemahaman terbaik bagi pelaku IKM tentang tata cara mengelola buah kelapa menjadi lebih bernilai ekonomis.

Melalui teori dan praktek, para pelaku IKM terlihat begitu antusias mengikuti proses pelatihan yang digelar selama dua hari. Saat itu,  Pemerintah Kecamatan dan Pemdes Laea juga menjadi motivator bagi warganya  dalam mengikuti pelatihan tersebut.

Kepala Bidang Industri, Dinas Perindakop Bombana, Muallim,SS mengatakan, bahwa adanya rencana pembangunan sentra IKM yang mengelola  kelapa terpadu di desa Laea, menjadi faktor pendorong bagi pemerintah kabupaten Bombana untuk melatih para pelaku IKM lebih kreatif.

" Kami berupaya menggenjot pemahaman pelaku IKM dalam menyongsong hadirnya industri kelapa terpadu di Poleang Selatan. Disana, mereka bisa tahu banyak tentang variasi, nilai tambah, dan dampak dari pengelolaan kelapa secara terpadu melalui wadah yang disediakan," ungkap Muallim di Rumbia, Kamis (20/06/2019).

Muallim menjelaskan, pelaku IKM dapat mengetahui cara pengolahan kelapa secara bervariasi. Kemudian, ada nilai tambah dari hasil komoditi kelapa yang di produksi menjadi minyak dengan ragam kualitas dan harga yang berbeda.

Disana, kata Muallim, instruktur mengajarkan tata cara mengelola kelapa seperti minyak VCO (Virgin Coconut Oil), pembuatan minyak goreng kelapa menggunakan Enzim Papain atau getah pepaya, Enzim Bromelin atau buah nanas.

" Melalui pelatihan ini, pelaku IKM dapat lebih kreatif hingga perlahan berdampak pada kesejateraan masyarakat dan tentunya dengan hadirnya sentra IKM nanyinya dapat  membuka lapangan kerja bagi masyarakat umum," pungkasnya.

 


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252