Detail Berita

UNTUK MENANGANI TERJADINYA BANJIR, BPBD BOMBANA BENTUK 94 DESA TANGGU BENCANA

RUMBIA Kominfo

Penulis : BPBD

Rumbia Kominfo

(Sumber : BPBD) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Bombana melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembentukan desa Tanggu Bencana (SPDTB) untuk wilayah Kec. Poleang Utara dan tontonunu. Kegiatan ini di pusatkan di desa tanah poleang tepatnya di Kec Poleang Utara. Yang mana semua desa di wilayah polut turut serta menghadiri kegiatan tersebut. diantaranya adalah desa tampabulu, desa toburi, desa wambarema, desa tontonunu.

Kegiatan ini berlansung selama 1 hari yakni tanggal 25 juli 2019. Yang di hadiri kurang lebih 100 orang peserta, terdiri dari berbagai kalangan, baik dari kalangan pemerintah desa, Kecamatan, di hadiri pula dari Toko Masyarakat, Toko pemuda, Toko adat, toko agama dan darma wanita PKK.

Adapun yang menjadi Narasumber pada kegiatan ini yaitu Kepala BPBD Kab. Bombana, H. Andi Syarifuddin, SH, Sekretaris Bpbd, Kepala Dinas Pemdes Kab. Bombana dan Sekretaris Bappeda Kab. Bombana.

H. Andi Syarifuddin Mengatakan, "Kegiatan pembentukan desa tanggu ini merupakan program kerja bpbd bombana pada bidang Pencegahan dani kesiapsiagaan yang mana ini merupakan penjabaran dari Rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Kab bombana tahun 2018.

Lanjut Syarifuddin, Yang menjadi target dari kami (BPBD-Red) untuk pembentukan desa tanggu selama 5 tahun terdapat 94 (sembilan puluh empat) desa untuk diwilayah Kab. Bombana, dengan berdasarkan pada kajian dan analisis terhadap desa yang terdampak bencana, khususnya bencna banjir. "jelas Andi Syarifuddin pada saat memberikan sambutannya diaula kantor Kec. Poleang utara, 25/7/19

Adapun Tujuan dari kegiatan itu adalah

  1. Memberikan pengetahuan awal tentang kebencanaan dan memberikan penyuluhan tentang dampak dari bencana akibat ulah dari masyarakat yang berada disekitar wilayah aliran sungai.
  2. Pemerintah desa dapat membuat regulasi  tentang pembentukan organisasi atau kelompok masyarakat yang nanti menjadi pioner dalam menangani bencana ketika terjadi.
  3. Memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar tidak lagi menebang pohon secara sembarangan, sehingga dapat mengakibatkan lonsor dan banjir serta tidak lagi membuat pemukiman di sekitar wilayah aliran sungai, yang bisa setiap saat mengakibatkan banjir ketika terjadi hujan."tutur Andi Syarifuddin, diakhir sambutannya.

 

Sumber :


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252