Detail Berita

SOSIALISASI PAMSIMAS TAHUN ANGGARAN 2019, MELIPUTI 12 DESA DI KABUPATEN BOMBANA

RUMBIA Kominfo

Penulis : Juliardi

Rumbia Kominfo
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU & PR) melaksanakan sosialisasi Kegiatan Pembangunan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Tahun 2019 bertempat di ruang Bidang Cipta Karya Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bombana. Kamis, 15/8

Kegiatan tersebut melibatkan 12 (dua belas) desa peserta PAMSIMAS Tahun 2019 yang terdiri atas 4 (empat) desa yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bombana Tahun 2019 yaitu Desa Terapung, Desa Lampeantani, Desa Tapuahi dan Desa Biru, serta 8 (delapan) desa yang dibiayai melalui APBN tahun 2019 yaitu : Desa Tongkoseng, Desa Rakadua, Desa Tontonunu, Desa Lengora Pantai, Desa Eemokolo, Desa Lantawonua, Desa Lamonggi dan Desa Watumelomba. 

Selain itu, kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh tim fasilitator Pamsimas Kabupaten Bombana. dimana Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Abdul Sawal, S.T. selaku PPK Kegiatan Pamsimas Tahun 2019. Dalam sambutannya, PPK mengimbau pihak desa yang terkait untuk senantiasa berkoordinasi dengan tim fasilitator teknis, Satuan Kerja (Satker) maupun PPK. "kata Abdul Sawal

Selain itu PPK juga menginformasikan adanya potensi keterlambatan pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang diakibatkan keterlambatan pengadaan pipa. Sehingga PPK berharap adanya tindak lanjut cepat dalam pengadaan pipa tersebut selama tidak menyalahi JUKNIS yang telah ditetapkan."terangnya 

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan dengan penandatanganan PKS (Perjanjian Kerja Sama) antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bombana yang diwakili oleh Satker dan PPK Pamsimas dengan masing-masing Kepala Desa peserta Pamsimas Tahun 2019 dalam rangka meningkatkan akses penduduk perdesaan dan pinggiran kota terhadap fasilitas air minum dan sanitasi dalam rangka pencapaian Target Akses Universal Air Minum dan Sanitasi Tahun 2019. 

Sawal Menambahkan, "Kegiatan Pamsimas Tahun 2019 ini merupakan rangkaian pelaksanaan Program Pamsimas III guna mendukung dua agenda nasional untuk meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan, yaitu (1) 100-0-100, yaitu 100% akses air minum dan 100% akses sanitasi, dan (2) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat."tutur Sawal pada saat menyampaikan hasil kegiatannya diruang Rapat, 15/8/19 beberapa hari lalu

Lanjutnya lagi, "Sebagai pelayanan publik yang mendasar, berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pelayanan air minum dan sanitasi telah menjadi urusan wajib Pemerintah Daerah. Untuk mendukung kapasitas Pemerintah Daerah dalam menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), Program Pamsimas berperan dalam menyediakan dukungan finansial baik untuk investasi fisik dalam bentuk sarana dan prasarana, maupun investasi non-fisik dalam bentuk manajemen, dukungan teknis, dan pengembangan kapasitas.

Program Pamsimas dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat melalui keterlibatan masyarakat (perempuan dan laki-laki, kaya dan miskin, dan lain-lain) dan pendekatan yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat (demand responsive approach). Kedua pendekatan tersebut dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan prakarsa, inisiatif, dan partisipasi aktif masyarakat dalam memutuskan, merencanakan, menyiapkan, melaksanakan, mengoperasikan dan memelihara sarana yang telah dibangun, serta melanjutkan kegiatan peningkatan derajat kesehatan di masyarakat termasuk di lingkungan sekolah.

"adapun Ruang lingkup Program Pamsimas yang mencakup 5 (lima) komponen program:
1) Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kelembagaan daerah dan desa;
2) Peningkatan perilaku higienis dan pelayanan sanitasi;
3) Penyediaan sarana air minum dan sanitasi umum;
4) Hibah Insentif; dan,
5) Dukungan teknis dan manajemen pelaksanaan program.

Percepatan pencapaian akses universal air minum dan sanitasi tahun 2019 membutuhkan upaya bersama dari pemerintah pusat sampai dengan pemerintah desa dan masyarakat, termasuk donor dan swasta (melalui dana CSR). Program Pamsimas 2019 menjadi program air minum dan sanitasi yang dapat digunakan  untuk menjadi program bersama dalam rangka pencapaian akses universal air minum dan sanitasi di perdesaan pada tahun 2019."tutupnya

Sumber : Dinas PU-PR


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252