Detail Berita

PUSKESMAS LOMBAKASIH TERIMA PENGHARGAAN DARI BPJS KESEHATAN

RUMBIA Kominfo

Penulis : Andi Musdalifah

Rumbia Kominfo
BPJS Kesehatan melakukan kegiatan Pertemuan Pelayanan Primer dan Monev Penjaminan Manfaat Primer dengan tema Optimalisasi Pengendalian Rasio Rujukan Melalui Peningkatan Kepatuhan FKTP Terhadap Kontrak yang di selenggarakan di Swissbell Hotel Kendari  pada tanggal 19 s/d 21 Agustus 2019 dan dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Pukesmas sebagai FKTP Terbaik dalam Ultilization Review dan Kepatuhan terhadap Kontrak Kerjasama dan yang mendapatkan penghargaan tersebut salah satunya adalah Puskesmas Lombakasih Kabupaten Bombana

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan Cabang Kendari dr.Hilaluddin menjelaskan ‘Dalam penyelenggaraan JKN-KIS, BPJS Kesehatan melakukan kerjasama dengan Fasilitas Kesehatan (Faskes) untuk memastikan pemberian pelayanan kesehatan oleh faskes bagi peserta yang di tuangkan dalam suatu perjanjian tertulis yakni kontrak/perjanjian kerja sama (PKS)."jelas Hilaluddin pada saat menyampaikan Sambutan di salah satu Hotel di kendari. 19/8 yang lalu

Hilaluddin menambahkan bahwa, "Tahapan yang dilaksanakan hingga terlaksananya PKS dengan Faskes, BPJS Kesehatan melakukan seleksi Faskes melalui proses kredensialing dan rekredensialing untuk memastikan pemenuhan criteria pada setiap Faskes, dan selanjutnya faskes yang memenuhi kriteria dapat di kerjasamakan. Adapun tujuan dari PKS dimaksud adalah untuk memenuhi ketentuan regulasi, menjamin tersedianya pelayanan bagi peserta, sebagai dasar untuk kendali mutu biaya dan utilisasi pelayanan dan untuk proses hukum antara BPJS Kesehatan dengan Faskes.

dr. Hilaluddin menegaskan, Berdasarkan Undang-undang Nomor 40 tahun 2014, BPJS  Kesehatan Memiliki untuk membuat atau menghentikan PKS dengan Fskes. Oleh karenanya,BPJS Kesehatan melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas kepatuhan faskes terhadap PKS yang disepakati agar semua hal yang tertuang dalam PKS dapat dilaksanakan dengan baik. Untuk mengukur kepatuhan Faskes terhadap PKS maka perlu ditetapkan indikator kepatuhan Fasilitas Kesehatan terhadap kontrak/PKS mencakup Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL).

dr. Hilaluddin mengungkapkan, Harapan sinergi bersama dinas kesehatan yaitu standar pelayanan medis dan akreditasi, pemenuhan kebutuhan Dokter/Dokter Gigi serta tenaga kesehatan lainnya, pemenuhan kebutuhan sarana prasarana untuk menuntaskan jenuis penyakit sesuai kompetensi pelayanan primer, optimalisasi pelaksanaan dan pembiayaan standar pelayanan, minimal bidang kesehatan, pengawasan kepatuhan Faskes terhadap ketentuan JKN, mendorong peningkatan kapasitas, dan meratanya sebaran FKTP di kabupaten dan Kota.

Kabid penjaminan manfaat rujukan menjelaskan, Digitaklisasi klaim non kapasitas atau e-claim primer merupakan proses perekaman proses data klaim secara elektronik yang bertujuan untuk menyederhanakan proses pengajuan klaim non kapitasi oleh FKTP yang dapat digunakan sebagai dokumentasi data pelayanan peserta secara digital. Manfaat bagi FKTP yaitu memudahkan pengajuan klaim, meminimalisir berkas klaim, meningkatkan kapasitas pembayaran klaim oleh FKTP, dan FKTP memiliki catatan riwayat pelayanan peserta secara digital. Dan manfaat untuk BPJS yaitu mempercepat proses verifikasi, memastikan pembayaran pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien, dan meningkatkan akuntabilitas.  FKTP sebagai pemberi pelayanan wajib menjaga kerahasiaan medis peserta JKN." Tuturnya.

Sumber : Dinkes Bombana
 


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252