Detail Berita

IPLT Dinas PUPR Bombana Siap Beroperasi Dalam Waktu Dekat

RUMBIA Kominfo

Penulis : Juliardi

Kominfo, Dinas PUPR - Persoalan sanitasi di Bombana telah bisa teratasi dengan baik. Di awal tahun 2021 ini, pemerintah kabupaten (pemkab) Bombana sudah melakukan beberapa persiapan pengoprasian Intalasi Pengelolaah Lumpur Tinja (IPLT), Menurut Kepala Seksi Permukiman dan Penyehatan Lingkungan Bidang, Abdul Sawal menjelaskan, “Sementara ini dalam proses pembangunan Sumur bor,  Untuk digunakan dalam pengoprasian IPLT.”

Sesuai peraturan menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat nomor 4 tahun 2017 tentang penyelenggaraan sistem pengelolaan air limbah domestik, pasal 45 menyebutkan bahwa penyedotan lumpur tinja harus dilakukan secara berkala paling lama 3 (tiga) tahun sekali, dan pembuangan lumpur tinja harus dilakukan di instalasi pengolahan lumpur tinja (iplt).

Oleh karena itu Abdul Sawal menyampaikan, pemerintah daerah perlu menyediakan prasarana dan sarana pengelolaan lumpur tinja. Penanganan lumpur tinja merupakan bagian dari urusan air limbah, yang merupakan urusan wajib pemerintah daerah yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

“Dengan demikian pemerintah daerah berwenang mengatur mengenai pengelolaan lumpur tinja sesuai dengan kebijakan masing-masing daerah. Serta Bupati/walikota dapat membuat peraturan kepala daerah tentang pengelolaan lumpur tinja. “kata Abdul Sawal

IPLT Dinas PUPR kabupaten Bombana dibangun pada tahun 2017 oleh Satker PIP SULTRA atau yang sekarang berganti nama menjadi Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggra (SULTRA),  IPLT bertujuan untuk meningkatkan layanan sanítasi sebagai salah satu pelayanan dasar kepada masyarakat dalam rangka menciptakan kondisi lingkungan yang bersih. IPLT akan menjadi solusi terhadap permasalahan limbah di Bombana.

"Permasalahaan Sanitasi perlu sangat diperhatikan, saat ini belum akan dirasakan efek samping terhadap lingkungan, tetapi akan dirasakan pada lima sampai sapeuluh tahun yang akan dating dengan peningkatan jumlah penduduk yang tidak bisa diperikaran akan sangat mempengaruhi peningkatan buangan limbah masyarajat “ ujar bapak sawal Kepala Seksi yang menangani Sanitasi dan air limbah, diwawancarai beberapa waktu lalu.

tahun ini pemda kabupaten bombana mendapat pendampingan penyusunan naskah akademik Ranperda, Untuk selanjutnya Organisasi IPLT masih menunggu perda air limbah untuk dijadikan UPTD khusus, sekarang IPLT masih dalam tanggung jawab Seksi Permukiman dan Penyehatan Lingkungan Bidang Cipta Karya. Pemerintah bombana berkomitmen mewujudkan kualitas lingkungan permukiman yang sehat,

“Saat ini Kondisi Masih penambahan seperti sumur bor dan pembenahan armada Air Limbah. namun Masyarakat yang tangki septiknya sudah full dapat di lakukan penyedotan dengan cara melaporkan ke kami.” Ujar Abdul sawal, saat dihubungi Via Whatsapp.


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252