Detail Berita

Perda Tentang Pilkades Sudah ditandatangani, Tahapan Mulai di Persiapkan Termasuk ADDnya

RUMBIA Kominfo

Penulis : Astri

Kominfo, DPMD. Dalam rangka pelaksanaan prioritas penggunaan dana desa tahun 2022 serta memberikan arah dan pedoman umum dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa melaksanakan rapat Koordinasi Pemerintahan yang dilaksanakan pada hari selasa, (07/09/21) dan berlangsung di Gedung Serba Guna Tanduale, beberapa hari lalu.

Dalam pelaksanaan rapat koordinasi ini, dihadiri oleh Bupati Bombana, Sekretaris Daerah, Pejabat Eselon Dua, Tenaga Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, beserta Camat dan Kepala Desa Se- Kab. Bombana.

Kepala Dinas PMD, Drs.Hasdin Ratta, M.Si dalam laporannya mengungkapkan, sampai saat ini serapan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk triwulan ke dua masih di angka 41%, padahal kita sudah memasuki akhir bulan pada triwulam ke tiga. “sampai hari ini serapan ADD kita masih rendah yakni 41% mungkin karena teman-teman aparat desa terlau lelah mengurusi Covid, maka gaji aparat terlupakan yang tentunya berdampak pada serapan anggaran, ” Tutur Hasdin

Berkenaan dengan pemilihan kepala desa, Kadis PMD menyampaikan bahwa Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021 atas perubahan perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Desa telah selesai dan ditandatangani oleh Bupati, jika tidak ada halangan dalam waktu dekat akan dilaksanakan persiapan dan bebagai tahapan pelaksanaan Pilkades.

Terkait prioritas penggunaan dana desa tahun 2022, lebih lanjut Hasdin Rata menjelaskan bahwa ada 3 (tiga) yang diprioritaskan  yakni, Pemulihan Ekonomi Nasional, Pelaksanaan Kewenangan yang merujuk pada Kewenangan Nasional, Kewenangan Provinsi dan Daerah dan yang terakhir adalah Bantuan Langsung Tunai.

 “Berbicara tentang Pemulihan Ekonomi Nasional salah satunya adalah pembangunan dan pengembangan usaha ekonomi produktif salah satu diantaranya di bidang pertanian dalam bentuk pengembangan produk unggulan desa dan melalui kesempatan ini, Dinas PMD kedepan akan bekerja sama dengan pihak ketiga yang terfokus pada pengembangan tanaman kopi, dan tidak menutup kemungkinan Kabupaten Bombana kedepan akan menjadi Kabupaten Kopi karena bisa menghasilkan kopi yang berkualitas dan terbesar di Indonesia Timur.

Sementara itu, Bupati Bombana, H. Tafdi, SE, MM dalam arahannya menyampaikan terkait Pemilihan Kepala Desa, Tafdil memastikan pesta demorasi di tingkat desa pasti terlaksana namun untuk masalah kapan pelaksanaannya tentu menunggu kesiapan anggaran karena untuk melaksanakan pilkades pada 109 Desa di Kabupaten Bombana membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Lebih lanjut Bupati Bombana menyambut antusias terkait rencana pengembangan tanaman kopi di Bombana yang tentunya akan berdampak pada pendapatan masyarakat yang lebih baik jika hal ini bisa dikembangkan.

 

Bupati berharap serapan APBDesa yang bersumber dari alokasi dana desa yakni                            Rp. 24.279.200.000,- atau 41,1% dari total pagu rp. 60.500.000.000,- dan serapan APBDesa yang bersumber dari dana desa Rp. 62.699.991.200,- atau 59,1% dari total pagu rp. 106.166.652.000,-  yang masih sangat rendah ini bisa didiskusikan kendalanya dimana dan solusinya seperti apa sehingga keterlambatan seperti ini dapat diatasi. “kita tidak menginginkan uang ini hanya mengendap, akan tetapi negara menginginkan supaya uang ini cepat berputar, ” Tandasnya.

 

Diakhir sambutannya tak lupa Bupati dua periode ini menginstruksikan kepada kepala desa untuk menyukseskan program vaksinasi dengan mengajak masyarakatnya ikut vaksinasi Covid-19 “tolong sampaikanmasyarakatnya supaya jangan takut divaksin, vaksin itu aman, dengan vaksin daya tahan tubuh jauh lebih baik, dan hampir 95% orang yang terkena covid adalah mereka yang belum divaksin” Ucap Bupati.

Laporan: Astri DPMD kab. bombana


  • Jl. Yos Dudarso No. 55 Kel. Lameroro Kec. Rumbia Kab. Bombana, Kode Pos 93771

    Phone: 08114038411
    Email Address: kominfo.bombana@gmail.com


    Pengunjung : 602,252