BKKBN GELAR SOSIALISASI PROGRAM PEMBANGUNAN KELUARGA BERSAMA MITRA KERJA

SHARE:
  •  
  • 20
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Kominfos-
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN)Provinsi bersama Dinas PP dan KB Kabupaten Bombana menggelar sosialisasi bertajuk Program Pembangunan Keluarga Bersama Mitra Kerja dalam suasana kebersamaan dan persaudaraan,yang berlangsung Selasa-Rabu (30 & 31 November 2018) di Kecamatan Lantari Jaya dan Kec.Rarowatu.

Penyambutan tamu oleh Camat Lantari Jaya

Kedua kegiatan Sosialisasi itu dibuka langsung oleh Bupati Bombana H.Tafdil dan dihadiri serta sekaligus menjadi narasumber oleh Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara Dr.Mustakim,M.Si,Ketua DPRD Kab.Bombana Andi Firman,SE.,M.Si dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Hj.Andi Nirwana, SP.,MM. Adapun peserta Sosialisasi terdiri dari : Anak remaja usia 10-24 Tahun (SMP-SMA),Ibu-ibu kader POKTAN, Ibu-ibu Majelis Taklim, Pramuka,Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, perwakilan TNI/POLRI
Serta seluruh OPD dan jajarannya.
Sambutan Bupati Bombana di Kec. Rarowatu

Pada sambutannya Bupati Bombana sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Dinas PP dan KB bersama BKKBN Provinsi tersebut, bahkan mengungkapkan kegiatan ini tidak hanya ajang pertemuan semata,akan tetapi hendaknya menjadi momentum dalam rangka meletakkan landasan yang fundemental,guna mewujudkan suatu kekuatan dalam pembangunan baik di kabupaten Bombana maupun bangsa Indonesia pada umumnya.

Bupati dua periode itu menyampaikan bahwa untuk mewujudkan pembangunan,harus terencana di segala bidang. Ada dua hal yang menjadi perhatian yakni penduduk tidak hanya di perlakukan sebagai obyek tetapi juga subyek pembangunan,”yang ada hari ini adalah penduduk sebagai obyek yang telah mengeliminir partisipasi penduduk dalam pembangunan,paradigma ini tidak harus terus di lakukan,”ungkapnya.

Lanjutnya,penduduk juga memiliki peran sebagai subyek pembangunan maka di perlukan upaya pemberdayaan untuk menyadarkan hak penduduk dalam hal pembangunan yang menyangkut pembangunan SDM.

Foto bersama peserta sosialisasi di Kec. Rarowatu

Untuk mendukung itu perlu di lakukan upaya berupa penguatan kebijakan yang di sesuaikan dengan potensi dan kondisi penduduk yang ada, dimana penduduk harus dijadikan sebagai sentral dalam proses pembangunan.
“Penduduk juga harus dijadikan subyek dan obyek dalam proses pembangunan suatu daerah terlebih di kabupaten Bombana,”ujarnya

Di penghujung sambutan beliau menghimbau sebagai warga masyarakat kita dituntut untuk mampu menjalankan peran semestinya sebagai mana pelaku semua gerak dalam pembangunan daerah untuk menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Editor:Tim Kominfos