BOLOS PASCA LEBARAN, PNS TERANCAM BATAL TERIMA TPP

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Adanya surat edaran yang dikeluarkan pihak   Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan & RB) terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS ) yang bolos kerja pada hari pertama masuk kantor usai libur panjang hari raya Idul Fitri ternyata cukup ampuh, hal tersebut nampak terlihat pagi tadi (11/7) saat Pemerintah Bombana menggelar apel gabungan di halaman Kantor Bupati Bombana.
Wakil Bupati Bombana Ir.Hj. Masyhura yang memimpin apel Gabungan yang dihadiri lebih dari seribuan pegawai tersebut menuturkan agar PNS yang nota bene merupakan pelayan masyarakat agar benar-benar memahami apa yang menjadi tugasnya, sehingga proses pemerintahan bisa berjalan sesuai yang diharapkan.
” Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh PNS dan PHTT yang hadir pada saat ini karena mereka benar-benar memahami tugasnya dengan baik ” kata Wakil Bupati.
Leboh lanjut, orang nomor. Dua di Pemerintahan Bombana ini mengingatkan agar Sanksi tegas tetap dijatuhkan kepada PNS yang masih menambah libur tanpa alasan yang rasional, sebab libur kali ini cukup panjang di banding tahun – tahun sebelumnya,. ” Jangan lagi kita membuat aturan untuk membatalkan pembayaran TPP PNS yang tidak hadir kemudian kita langgar sendiri, saya minta agar hal ini diterapkan supaya ada efek jera buat PNS yang tidak hadir hari ini ” tukasnya.
Dari pantauan, apel gabungan yang digelar di Halaman Kantor Bupati memang sangat ramai, selain di hadiri para pejabat eselon II, nampak pula sekitar seribuan staf yang hadir baik dari PNS maupun PHT, dari informasi yang di himpun jumlah kehadiran PNS lingkup Pemkab Bombana mencapai 92,96 persen.
Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Drs. H. Burhanuddin A. HS.Noy. M.Si yang ditemu usai apel tersebut menuturkan dirinya sangat mengapresiasi pegawai yang masih memiliki kesadaran akan tupoksi yang di miliki, sehingga tidak lagi menambah libur pasca idul Fitri.
” Ini menunjukkan tingginya kesadaran PNS dalam melaksanakan tugasnya selaku pelayan masyarakat ” ungkapnya.
Saat ditanyai tentang sanksi yang akan di berikan kepada PNS yang tidak hadir, jenderal PNS di Bombana ini menegaskan tetap akan memberlakukan sanksi berupa pembatalan pembayaran TPP tanpa pandang bulu.
” Siapapun dia, apakah itu PNS yang memiliki golongan IV atau golongan I, selama ketidak hadiriannya tanpa pemberitahuan dan alasan yang jelas, dia tetap akan menerima sanksi pembatalan pembayarab TPP Bulan Juli ” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *