BOMBANA RAIH WTP 5 TAHUN BERTURUT-TURUT

SHARE:
  •  
  • 34
  •  
  •  
  •  

RUMBIA, Kominfos
Kementrian Keuangan Republik Indonesia mengapresiasi kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana dalam pengelolaan Keuangan. Ganjaran itu diberikan sebagai penghargaan tertinggi dengan opini pengelolaan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Seremoni penyerahan piagam penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia itu, berlangsung di Auditorium Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana, Kamis (11/10).
Dalam kendali kepemimpinan Bupati Bombana H. Tafdil, SE.,MM. Pemerintah Kabupaten Bombana mencatatkan diri sebagai daerah yang kelima kalinya sejak 2013 sampai dengan 2017 mendapatkan predikat hasil pemeriksaan tata kelola keuangan daerah dengan opini penilaian Wajar Tanpa Penegecualian (WTP).

Ririn Kadariah, SH.,M.Si Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sultra

Ririn Kadariah, SH.M.,Si. Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara, mengaku salut dan bangga dengan prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten Bombana dalam catatan pengelolaan keuangan, Pemerintah Kabupaten Bombana telah 4 kali mencapai WTP dalam pengelolaan keuangan dan Kamis, (11/10) diserahkan penghargaan untuk ke 5 kalinya.
“Hal ini tentu tidak lepas dari kerja sama dan dukungan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Badan Keuangan Daerah (BKD). Harapan saya, semoga kedepannya semakin bisa ditingkatkan lagi jangan kita berbangga hati dan jangan dijadikan sebagai WTP merupakan tujuan akhir namun jadikanlah WTP ini sebagai langkah awal untuk pengelolaan keuangan yang lebih transparan dan akhirnya bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat” pintanya.
Ririn Kadariah menegaskan bahwa, “Kesejahteraan masyarakat, menjadi tujuan utama dalam pengelolaan keuangan negara, persoalan alokasi dana di Kabupaten Bombana yang mungkin dianggap masih kurang, tapi jangan dinilai dari anggaran yang kecil tetapi bagaimana kita bisa mengelola keuangan yang ada.” ujarnya.
Luapan kegembiraan Bupati Bombana H. Tafdil. Terus terpancar dari senyum yang merekah. Seremoni penyerahan piagam penghargaan tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah saat itu dirangkaikan dengan sosialisasi pengelolaan keuangan negara dan dihadiri seluruh kepala OPD beserta jajarannya.
“Alhamdulillah, Kabupaten Bombana telah mendapatkan penilaian WTP untuk ke-5 kalinya sejak tahun 2013-2017, hal ini tidak lepas dari kerja sama dan usaha serta komitmen bersama OPD” kata Tafdil mengawali sambutannya. Karena itu, dengan kehadiran Ririn Kadariah, SH., M.Si Kepala Dirjen Perbendaharaan Provinsi Sultra di Kabupaten Bombana akan memberikan hal yang sangat positif dan semoga apa yang menjadi keluhan kami di Kabuapaten Bombana dapat disampaikan kepada pimpinan di pusat.
Diakui, untuk meraih predikat WTP tidaklah mudah, karena harus melibatkan semua lembaga termasuk pendampingan dari BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara karena itu pihaknya terus memacu kinerja OPD yang berkaitan langsung dengan tata kelola keuangan daerah.
“Melalui kesempatan ini, kami akan menyampaikan kepada Dirjen Perbendaharaan Kanwil Sultra. Untuk pengelolaan keuangan yang lebih transparan kami telah membuat program yang digagas Badan Keuangan Daerah yaitu aplikasi e-tracking sehingga memudahkan semua pihak untuk mengetahui sejauh mana proses keuangan yang telah terealisasi” Kata Bupati.
Dalam hal pembangunan untuk kepentingan masyarakat, pemerintah Kabupaten Bombana masih sangat kekurangan anggaran. APBD yang dikelola Pemda hanya sekitar 800 Milyar. Dengan kondisi keuangan demikian itu, tentu kami pandai-pandainya OPD mengalokasikan anggaran prioritas sehingga semua dapat terpenuhi. Harapan kami, semoga ada perhatian lebih dari Kementerian Keuangan sehingga pembangunan di Kabupaten Bombana dapat terus digenjot untuk mensejahterakan masyarakatnya.

Penulis: Tim Kominfos.
Editor : Anton Ferdinan