BUPATI BOMBANA DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI KREATIF

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Larangan bagi nelayan trol ikan untuk melakukan penangkapan ikan dengan jaringan yang bisa merusak habitat laut ternyata membuat Bupati Bombana cukup prihatin akan kondisi masyarakat khususnya yang selama ini masih menggantungkan hidupnya sebagai nelayan, sehingga melalui pelatihan yang di gagas Camat Rumbia tengah dengan memberi pelatihan hasil produksi laut terhadap 12 kelompok nelayan di wilayah Rumbia Tengah, dirinya berharap hal tersebut bisa menjadi penopak ekonomi masyarakat nelayan.
” Saya berharap sosialisasi ini dapat membantu masyarakat untuk lebih berkreasi, kami akan membantu pemasarannya namun yang terpenting dulu masyarakat harus mahir dalam pengolahan hasil laut ini ” kata H. Tafdil saat membuka pelatihan tersebut kemarin siang (10/6) di Kantor Camat Rumbia Tengah.
Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut dengan melibatkan 12 kelompok masyarakat nelayan memang cukup menarik perhatian pemilik plat  1 K bombana ini, sebab pelatihan yang berfokus mengolah ikan hasil tangkapan masyarakat menjadi makanan sejenis naget akan dapat animo yang cukup tinggi dipasaran.
” Saya akan memberikan bantuan kepada kelompok ini bahkan sampai pemasaranpun akan tetap menjadi bagian dari tanggung jawab pemkab, apalagi sudah mendekati bulan puasa, kalau pelatihan ini bisa memahirkan masyarakat bukan tidak mungkin di bulan puasa masyarakat sudah bisa berproduksi dan memasarkannya ” kata bupati Bombana.
sebelumnya Bupati mengakui dirinya cukup risau dengan diterapkannya aturan pelarangan tersebut, bahkan  dirinya juga sudah sempat mendiskusi hal ini di beberapa pihak terkait utamanya aparat penegak hukum, bahkan Bupati pertama yang mengantar Kabupaten Bombana meraih Predikat WTP 2 tahun berturut-turut ini  juga sempat berjanji tidak akan membiarkan kondisi pelarangan tersebut sehingga membuat masyarakat harus kehilangan pekerjaan.
” Kita pemerintah harus mengambil langkah atas kondisi ini, namun semua tetap dalam kajian aspek hukum agar dalam melakukan tindakan nantinya tidak berbenturan lagi dengan hukum, namun yang pasti pemerintah akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat terus berkesinambungan ” kata H. Tafdil.
Komentar