BUPATI BOMBANA SAMBANGI KORBAN BENCANA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket. Gambar : Bupati Bombana H. Tafdil, SE,MM meninjau lokasi Bencana Gelombang di Desa Terapung Kec. Poleang Tenggara.( Foto: Herry ).

Rumbia. Beratnya medan  yang harus ditempuh Bupati Bombana H. Tafdil untuk menemui korban bencana gelombang pasang yang beberapa saat lalu (13/1) sempat memporak porandakan rumah warga yang bermukim di Desa Terapung Kecamatan Poelang Tenggara memaksa  Orang nomor satu di bombana ini terpaksa menepikan Kapal yang ditumpangi (speed) di Desa Lora untuk mengganti kapal untuk menembus tingginya gelombang lautan dijalur perairan menuju pulau kabaena.  

Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan selama empat jam lebih, setibanya dilokasi  H. Tafdil bersama rombongan  yang disambut masyarakat dan aparatur desa terapung, H. Tafdil yang di dampingi beberapa kepala Dinas diantaranya Kadis Nakertrans dan Sos, KadiscPerikanan dan Kelautan, Kepala BLH dan Inspektur Inspektorat Kab. Bombana  dan beberapa staf langsung meninjau lokasi bencana yang menyebabkan beberapa warga harus mengungsi di sekolah dan rumah kerabatnya, pasalnya rumah yang selama ini telah mereka tempati sudah hancur di sapu gelombang pasang yang menurut informasi beberapa warga setinggi tiga meter.  

H. Arifuddin,  salah seorang korban yang rumahnya hancur disapu gelombang pasang tmenceritakan selama kurang lebih dua puluh tahun dirinya bersama keluarga mendiami pulau tersebut, dirinya mengakui gelombang pasang tiap tahun mereka rasakan,namun tahun ini kata H. Arifuddin sangat jauh berbeda dengan kondisi yang pernah dirasakan.

” itu ombak da naik sampai di dinding rumah sampai terbongkar semua ” kata H. Arifuddin dengan dialeg khasnya.  

Dirinya menceritakan dimalam naas tersebut, warga yang berada di pesisir barat pulau tersebut sangat panik, karena tanggul dan pemecah ombak sudah tidak mampu lagi menahan tingginya gelombang pasang yang langsung menuju kerumah warga. sehingga tutur arifuddin banyak pula warga yang tidak sempat menyelamatkan barang barang berharganya.

” mudah mudahan da bantu kita kasian pak bupati apalagi ada masyarakat tidak adami rumahnya ” pinta H. Arifuddin.  

Sementara itu, Bupati Bombana yang melihat langsung dampak yang di timbulkan gelombang pasang tersebut mengatakan solusi terbaik saat ini yang bisa dilakukan sebagai salah satu langkah tanggap darurat dengan memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan logistik dan kebutuhan  perbaikan rumah mereka walaupun bersifat sementara.

” pemerintah akan mengkaji ulang apakah layak daerah ini ditempati seperti dulu atau tidak ” kata H. Tafdil.

H. Tafdil mengurai kerusakan yang di akibatkan gelombang pasang di desa terapung bisa dikatakan terbilang tidak sedikit, namun satu yang yang patut di syukuri, bencana tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. tapi apapun dampak yang di timbulkan menurut H. Tafdil masyarakat yang mendiami pulau tersebut harus berfikir ulang apakah masih ingin menempati pulau tersebut, pasalnya bencana saat ini sudah tidak bisa diduga kapan datangnya,  

” bisa di bayangkan jepang saja yang sudah memiliki peralatan canggih dengan membangun pemecah ombak bisa bobol apalagi pemecah ombak disini hanya bersifat darurat. ” tukasnya.  

Kehadiran Ketua DPD PAN Bombana ini tidak hanya datang menemui masyarakat yang secara langsung terkena dampak dari gelombang pasang tersebut, namun dirinya juga menyerahkan beberapa macam bantuan berupa, papan, seng, beras 1,20 Ton. selimut, sarung dan bantuan lainnya bagi masyarakat desa terapung yang menurut sumber yang ditemui mengatakan terdapat 6 buah rusak berat, rusak ringan 28 rumah dan bagian belakang satu satunya sekolah di desa tersebut hancur akibat dari gelombang pasang.  

” saya harap semua masyarakat agar selalu tabah dan sabar, jangan anggap ini bencana namun anggap ini sebagai ajang instropeksi diri kit agar kedepannya bisa berbuat lebih baik lagi ” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *