BUPATI INGATKAN KASEK BERKOORDINASI CAMAT

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Pengukuhan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah se Kabupaten Bombana yang dilaksanakan kemarin pagi (28/01) di Gedung Exs MTQ terasa sangat berbeda dari pelantikan guru yang lazimnya dilaksanakan di daerah penghasil tambang NIkel ini, pasalnya dari jumlahnya yang terbilang fantastis 217 orang pengukuhan yang secara langsung dilakukan Bupati Bombana H. Tafdil, SE. MM dihadiri pula seluruh unsur pimpinan Daerah lainnya, seperti Wakil Bupati Bombana, Sekretaris Daerah Bombana, Ketua dan anggota DPRD Bombana, Kapolres Bombana, Perwira penghubung, Danposal, jajaran Pejabat structural Eselon II, bahkan terasa sangat istimewa karena yang dilantik turut pula membawa suami dan istri mereka.

Hal tersebut diakui di akui Bupati Bombana, dirinya menyatakan bahwa pengukuhan yang dilakukan hari ini bahkan lebih meriah dibandingkan dengan pelantikan pejabat Struktural eselon II yang kerap dilaksanakan, bahkan jika dibandingkan kata Bupati Bombana pengukuhan kali ini hanya bisa di setarakan dengan pelantikan Sekda Bombana ( Burhanuddin HS. Noy ) beberapa waktu lalu.

“ memang perlu kita istimewakan guru – guru, karena ditangan merekalah tergantung masa depan anak bangsa “ H. Tafdil.

Lanjut, Bupati menambahkan pengukuhan merupakan salah bentuk pengembangan karier bagi seorang bagi, terlebih untuk menduduki jabatan kepala sekolah bukan hanya persoalan seorang guru harus mempunyai kemampuan manajerial, namun harus memiliki komptensi social agar mudah berinteraksi dengan masyarakat.

“ ada 5 kemampuan yang harus di miliki kepala sekolah yaitu kemampuan Kepribadian, manajerial, supervise dan sosial tapi yang paling penting adalah kemampuan Manajerial karena menandakan seoseorang memiliki karakter yang kuat dan kemampuan sosial sehingga seorang kasek mudah berkomunikasi dengan masyarakat khsususnya wali murid “ terang Bupati Bombana.

“ saya juga ingatkan agar kepala Sekolah untuk selalu berkoordinasi dengan camat setempat, jika ada yang saya enggan untuk berkoordinasi karena menganggap camat bukan atasannya, maka jangan salahkan saya ketika camat merekomendasikan Kepala Sekolah untuk di berhentikan akan saya pertimbangkan “ sambungnya.

Komentar