BUPATI: " PELANTIKAN MERUPAKAN PENATAAN BIROKRASI, TIDAK ADA TRANSAKSIONAL DI DALAMNYA "

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Bupati Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Tafdil melantik sekitar seratusan pejabat yang terdiri dari eselon II, III, serta eselon IV, Kamis (25/2/2016).
Proses pelantikan dengan Surat Keputusan (SK) bernomor 186 tahun 2016 tentang pelantikan pejabat struktural eselon II, III dan IV ini dilaksanakan di rumah jabatan (Rujab) bupati setempat.
Sebanyak dua orang dilantik untuk menduduki jabatan eselon II, masing- masing Andi Bahtiar yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Inspektorat yang kini dilantik menjadi staf ahli bupati bidang ekonomi. Seorang lagi  pejabat eselon II Ahmad Tona, Sekretaris Dinas Kehutanan (Dishut) dilantik menjadi staf ahli bupati bidang pemerintahan. Tafdil juga melantik 16 orang pejabat eselon III, serta 83 orang pejabat eselon IV.
Seorang pejabat lainnya bernama Jaidun diparkir dari jabatannya dari kepala seksi ketentraman dan ketertiban (Kasitrantib) kelurahan Poeya, kecamatan Rumbia Tengah, menjadi staf Sekretariat Daerah (Setda).
Dalam sambutannya, Tafdil mengatakan proses pelantikan ini merupakan rangkaian dari tahapan penataan birokrasi oleh pemerintahan daerah dalam menciptakan pemerintahan yang lebih baik.
Menurut Tafdil, keseluruhan pejabat yang dilantik ini tidak serta merta dilantik menjadi pejabat, namun telah mengikuti tahapan seleksi melalui tes uji kompetensi.
“Semua yang kami lantik ini telah mengikuti uji kompetensi. Saya berharap, proses pergeseran jabatan kali ini sudah yang terakhir. Perlu juga diketahui jika tidak ada transaksional di dalamnya,” ungkap Tafdil.
Ia pun meminta kepada semua pihak tidak perlu memiliki pemikiran negatif terkait proses pengangkatan dan pergeseran jabatan ini.
“Jangan ada pemikiran bahwa ada transaksional di sini. Menyangkut pergeseran, ini dilakukan dalam rangka proses penataan birokrasi kita agar menjadi lebih baik,” ujarnya.

Komentar