BUPATI PERINTAHKAN BENDAHARAWAN HARUS KOPERATIF

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket.Gambar : Bupati Bombana H. Tafdil SE. MM di dampingi Sekda Bombana Dr. Ir. H. Rustam Supendy, M. Si memimpin rapat koordinasi dengan kepala SPKD lingkup Pemkab. Bombana. ( Foto : Herry ).

Rumbia. H. Tafdil,SE,MM  mengingatkan agar seluruh bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) untuk   selalu koperatif kepada audithor dalam setiap pemeriksaan yang dilakukan, sehingga tidak menimbulkan multi tafsir bagi pihak pemeriksa.  pasalnya selama ini menurut laporan yang diterima banyak bendahara dinas ketika diperiksa tidak memberikan keterangan yang jujur dan terbuka sehingga membawa dampak yang kurang baik seolah olah ingin menghalangi pemeriksaan. Demikian di katakan Buapti Bombana ini saat menggelar rapat koordinasi dengan para kepala SKPD  diruang Kerjanya Baru baru ini.  

H. Tafdil mengakui dirinya telah mencermati dan melakukan evaluasi atas berbagi masalah keuangan yang membelit kabupaten bombana sehingga cap disclaimer setiap tahunnya selalu disandang pemda ternyata salah satunya disebabkan kurang terbuka dan jujurnya para bendaharawan letika di periksa oleh pihak Badan Pemeriksa Keuangan.  

” audithor BPK manusia biasa, kalau kesannya mereka seolah dihalang halangi maka mereka juga akan merasa jenuh, persoalan alasan dan keterangan yang jelas atau tidak di berikan yang terpenting bagaimana sikap koperatif kita haris diperlihatkan kepada pihak pemeriksa ” kata H, Tafdil.  

untuk menghindari hal tersebut agar tidak terulang lagi pada pemeriksaan yang akan dilakukan pihak BPK,orang nomor satu di bombana tersebut menegaskan agar setiap kepala SKPD mendampingi pihak BPK dan melakukan pengawasan kepada bendahrawan ketika sedang menghadapi pemeriksaan.  

Disamping itu, dalam rapat yang di ikuti hampir seluruh kepala SKPD H. Tafdil dengan nada tegas tidak ingin lagi mendengar ada informasi atau keterangan terkait pemeriksaan keuangan diberikan oleh beberapa orang dalam satu dinas, menurutnya hal itu akan menjadi bumerang tersendiri. sehingga dirinya berharap agar yang di delegasikan dalam memberikan informasi ke pihak pemeriksa agar memahami betul konteks pemeriksaan dengan memberikan pembekalan.  

” saya mengingatkan juga jangan pernah melebih lebihkan keterangan atau mengurangi ke pihak BPK, jawablah sesuai konteks pertanyaanya ” terang H. Tafdil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *