BUPATI TEGASKAN RASKIN HARUS TEPAT SASARAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Penyaluran raskin yang selama ini menjadi salah satu program nasional mendapat tanggapan yang cukup serius pihak Pemkab Bombana melalui sosialisasi Petunjuk Teknis pelaksanaan Raskin yang di laksanakan hari ini gedung Serba Guna Rumbia (1/3), pasalnya selain melibatkan unsur Kepala Desa se Kabupaten Bombana, kegiatan tersebut juga melibatkan Badan Pusat Statistik Bombana dengan Bulog Drive Bombana.
Husrifnah Rahim, ST yang menjadi Ketua Panitia Pelaksana menuturkan sosialisasi raskin yang melibatkan beberaa unsur ini tidak lain untuk menata sistem pelaporan penyaluran hak – hak masyarakat miskin, sehingga kedepannya pihak pemkab mudah untuk melakukan monitoring.
” Secara teknis dengan adanya petunjuk yang sudah disepakati serta adanya tim koodinasi yang akan melakukan evaluasi terhadap pelaporan pelaksanaan penyaluran program Raskin ini, akan lebih mempermudah kita untuk mengetahui apakah dalam pengaplikasiannya dilapangan tepat sasaran atau tidak ” ujar Husrifnah yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Pembangunan Setda Bombana.
Alumni Institut Pertanian Bogor ini menambahkan begitu seriusnya Pemkab Bombana karena dipandang memiliki nilai yang sangat strategis dalam memproteksi kehidupan sosial masyarakat miskin.
” Makanya kami melibatkan setidaknya 160 orang yang terdiri dari Camat, Lurah dan Kepala Desa agar pelaksanaan penyaluran raskin ini dapat dengan mudah untuk di koordinasi yang berimplikasi pada tepat sasaranya program ini ” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Bombana yang membuka kegiatan sosialisasi tersebut mengurai program pelaksanaan raskin tersebut memiliki nilai yang cukup strategis dalam membangun pemenuhan hak-hak serta kebutuhan pangan masyarakat yang masih dalam kategori miskin, namun di lain pihak dirinya tidak menampik bahwa program yang di laksanakan pemerintah ini yang bertujuan sebagai proteksi sosial kerap di manfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.
” visi dari raskin ini dalam perjalanannya mestinya orang yang tidak masuk dalam kategori miskin tidak lagi berhak mendapat beras melalui program raskin ini, namun pada faktanya di beberapa tempat kerap masih kita dengar kasus tersebut, namun dengan adanya sosialisasi ini kita harap hal ini tidak terjadi lagi ” ungkap Bupati Bombana.
Lebih lanjut kata Pemilik DT 1 K ini mengatakan saat ini Pemerintah Pusat telah mengalokasikan pagu raskin di Bombana sebanyak 2.006.820 Kg yang diperuntukkan bagi 1w1.149 Rumah Tangga Sasaran dengan rincian 15 KG persatu Kepala Keluarga selama 12 Bulan, sedangan Pihak Pemkab Bombana kata Bupati telah menyediakan dana distribusi dari titik distribusi ke titik bagi dengan kisaran anggaran yang sudah digelontorkan Rp. 115.341.000.
” Makanya khusus bagi Kepala Desa yang baru menjabat agar hal ini menjadi perhatian serius karena ini menyangkut hak dan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang kurang mampu, tolong sosialisasi ini di perhatikan agar dalam pelaksanaannya nanti tidak menuai masalah ” kata Bupati Bombana.
” Saya pernah bicara dengan kepala bulog jika raskin ini di subsidi pemkab kita hanya menyiapkan dana 3 milyar, namun setelah kita timbang-timbang karena saat ini momentumnya dekat tahun 2016 saya tidak ini hal itu di kait-kaitkan lagi dengan proses politik, nanti di tahun 2017 kita akan terapkan hal ini ” tambahnya.
Usai membuka kegiatan sosialisasi tersebut, Bupati Bombana di dampingi Asisten II Setda Bombana Muhaamd Aris, SE. Kepala Bagian Pembangunan Husrifnah Rahim, ST. MM menyerahkan bantuan secara langsung ke beberapa masyarakat serta melepas mobil truk yang membawa bantuan raskin tersebut di beberapa titik.
” Saya harap hal ini jadi momentum agar apa yang menjadi tujuan dari program ini benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan ” pungkasnya Bupati Bombana

Komentar