BUPATI TEKEN MoU DENGAN POLITEHNIK MAKASSAR

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket. Gambar : Bupati Bombana H. Tafdil saat memberikan arahan pada kepala SKPD beberapa saat lalu di Gedung Serba Guna. ( foto:Herry ).

Rumbia. Kinerja para bendaharawan yang merupakan salah satu tulang punggung berjalannya program kegiatan di Instansi khususnya yang ada di bombana mendapat perhatian ekstra Bupati Bombana H. Tafdil saat dirinya memberikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Tehnis Perencanaan berbasis kinerja yang diselenggarakan Bappeda Kab. Bombana kemarin siang (17/10) di gedung Serba Guna,

Betapa tidak hal tersebut terjadi, pasalnya dirinya terkadang mendapat laporan bahwa ketersediaan anggaran di bendahara sudah habis sedangkan menurut laporan BPKAD Kab. Bombana cadangan anggaran yang tersedia masing sangat banyak. H. Tafdil menuturkan hal tersebut disebabkan kurangnya pengalaman yang di miliki para bendaharawan dalam menyusun laporan keuangan sehingga untuk melakukan pencairan dana akan sangat susah, sebab SIMDA yang digunakan pemda dalam menertibkan pengelolaan keuangan daerah akan menolak jika dana yang telah di ambil oleh bendahara belum di SPJ kan.  

” seharusnya jika uang sudah dicairkan maka sesegera mungkin juga di buatkan SPJ untuk dibuatkan lagi permintaan, jangan lagi menggunakan pola lama dengan  menghabiskan dulu seluruh uang yang sudah ditarik baru di SPJ kan ” kata H. Tafdil.  

Bupati Bombana ini mengakui bahwa untuk mengantisipasi hal tersebut dirinya sudah meneken kontrak kerjasama dalam bentuk Momerandum Of Understanding (MoU) dengan pihak Politehnik Makassar dalam rangka menyekolahkan 40  orang pegawai di bidang keuangan dengan menggunakan anggaran tahun 2013.  

H. Tafdil menguraikan alasan dirinya memilih Politehnik Makassar untuk menyekolahkan para pegawai tersebut menurutnya Bombana hingga saat ini masih sangat kekurangan tenaga yang ahli di bidang akuntan, selain itu kata H. Tafdil menambahkan jika di sekolahkan di Universitas maka pengetahuan yang di miliki akan memakan waktu yang cukup lama untuk dimanfaafkan oleh pemda.  

” bisa dibayangkan jika dengan pendidikan yang relatif singkat, dalam jangka waktu enam bulan pengetahuan mereka sudsh bisa dimanfaatkan pemda untuk membuat laporan keuangan ” kata H. Tafdil.  

” ini merupakan salah satu program peningkatan sumber daya manusia sebagai salah satu program pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia ” tambahnya.  

Komentar