CALON PEJABAT HARUS STERIL DARI NARKOBA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Menjadi seorang Pejabat di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyaknya proses yang harus dilewati melalui uji Kompetensi yang saat ini sementara dilakukan dan penerapan mengantongi bebas temuan dari Inspektorat Bombana bagi calon pejabat merupakan hal wajib yang harus dilalui setiap Pegawai negeri Sipil yang ingin menduduki jabatan di Lingkup Pemkab Bombana, Bahkan baru – baru ini Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana H. Burhanuddin, A. HS Noy., SE. M.Si kembali menegaskan bukan hanya dua hal tersebut yang merupakan suatu kewajiban, namun bebas dari penggunaan obat-obatan terlarang ( Narkoba ) turut pula dijadikan sebagai syarat mutlak.

Sekda ketiga kabupaten Bombana ini menuturkan, saat ini metode pencarian pejabat yang bersih dari berbagai aspek baik itu dari sisi Piutang Negara maupun Bebas Narkoba melalui tes urin yang dilakukan Badan Narkotika Kabupaten Bombana ( BNK ) merupakan syarat yang tidak bisa di tawar,  pasalnya dewasa ini banyaknya pengguna narkoba yang terjadi razia oleh Polres Bombana merupakan sinyal bahwa bombana sudah masuk daerah yang rawan penggunaan narkoba.

“ kita akan melakukan tes urine bekerjasama dengan BNK, karena jika pejabat sudah terindikasi menggunakan narkoba sudah pasti ketika melaksanakan amanah dari jabatan yang di embannya secara otomatis akan memiliki pengaruh yang sangat besar “ kata H. Burhanuddin.

Lebih lanjut pengganti Rustam Supendy ini menegaskan kembali ketika seorang calon pejabat yang telah dinyatakan lolos pada seleksi uji kompetensi dan sudah mengantongi bebas temuan, namun terindikasi positif menggunakan narkoba maka dirinya memastikan orang tersebut tidak akan dilantik.

“ ini bukan main – main karena setiap yang akan dilantik kami akan melihat hasil uji laboratorium BNK atas sampel darahnya, jika positif menggunakan zat terlarang maka orang tersebut tidak akan dilantik “ tegas mantan Kadis Perhubungan Prov. Sultra ini.

Komentar