DIDUGA DATA TAK VALID, DPRD BOMBANA AKAN HEARING BPS

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia(11/12). Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana berencana memanggil pihak Badan Pusat Statistik      ( BPS) Bombana dengan agenda rapat dengar pendapat ( Hearing ) atas dugaan kesalahan data penerima yang di lakukan pihak BPS Bombana dalam menyalurkan bantuan atas kompensasi kenaikan harga BBM. Hal tersebut di ungkapkan salah seorang anggota DPRD Bombana Ambo Rappe saat ditemui siang tadi di kantornya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Bombana ini menuturkan hearing yang akan dilakukan pihaknya tidak lain karena fungsi pengawasan yang di miliki DPRD, terlebih lagi banyaknya data yang diterimanya bahwa masih terdapat sejumlah masyarakat miskin di wilayah Kel.Kampung Baru. Kecamatan Rumbia Tengah yang tidak menerima kompensasi dari naiknya harga BBM tersebut yang lazim disebut Program Simpanan Kesejahteraan Sosial (PSKS).

” Kami melakukan fungsi kami sebagai wakil rakyat, apalagi dana tersebut merupakan kompensasi yang harus diterima masyarakat yang benar – benar membutuhkan bukan malah sebaliknya ” kata Ambo Rappe.

Lanjut, pria yang sudah tiga periode menjadi anggota DPRD Bombana ini mengatakan masuknya data bahwa sejumlah masyarakat miskin yang sama sekali belum tersentuh dana dari pemerintah ini besar kemungkinan adanya data yang tidak valid yang di keluarkan pihak BPS.

“Kami akan mengklarifikasi hal ini kenapa kejadian seperti ini terjadi padahal dampak akan berakibat fatal jika memang telah terjadi kesalahan data ” singkatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *