BUPATI MEMINTA SKPD GENJOT PAD

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket. Gambar : Bupati Bombana H. Tafdil saat memimpin rapat evaluasi target dan revitalisasi PAD Kab. Bombana ( foto : herry ).

Rumbia,  Bupati Bombana H.Tafdil meminta kepada semua Kepada para Kepala SKPD lingkup pemerintah Kabupten Bombana untuk menggenjot peningkatan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ), mengingat target PAD yang memasuki triwulan kedua, pasalnya sesuai laporan yang di buat Dispenda Kab. Bombana masih banyak dinas yang belum mampu meraih target per triwulannya dari jumlah PAD yang telah di target.  

” saya berharap agar semua kegiatan yang bisa menambah PAD untuk selalu di genjot” kata H. Tafdil kala memimpin rapat Evalusi pencapaian target dan realisasi PAD diruang rapatnya hari ini di ruang kerjanya hari ini yang dihadiri para kepala SKPD dan tim Ahli Bupati( 13/6 ).  

H. Tafdil juga mengatakan bahwa untuk meningkatkan PAD Kabupaten Bombana, diperlulan kesungguhan dan peran serta semua pihak untuk lebih giat bekerja sehingga target yang sudah ditentukan bosa dicapai, namun dirinya juga mewanti wanti pada para kepala SKPD agar tidak melihat target PAD yang sekarang ini menjadi acuan, menurutnya bisa  jadi target itu pada waktu penetapannya terlalu kecil.  

” terlepas dari semua itu, bagi dinas yang hinga saat ini sudah melampaui target PAD yang sudah ditentukan, saya memberi apresiasi atas usahanya selama ini ” ujar Bupati ke 5 Bombana ini.  

berdasarkan info yang dihimpun dari laporan kantor dinas pendapatan daerah kab. bombana, diketahui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Bombana sudah melampaui target PADnya dari 50 juta menjadi 130.852.500 atau mengalami peningkatan 80.850.500,sedangkan  pelampauan target pertriwulannya PAD dinas pendapatan daerah Bombana mengalami peningkatan 30.455.037 atau sekitar 43%.   sedangkan untuk dinas yang masih dianggap kurang yakni RSUD kab. Bombana, bisa dibayangkan dari target 363.597.000, hingga saat ini yang telah dicapai sangat jauh dari harapan, hanya sebesar 75.628.000.  

” saya meminta kepada khusus direktur RSUD, agar membuat laporan data potensi PAD, sebab setelah saya cermati, pendapatan sekarang ini tidak relevan” kata H. Tafdil.

Komentar