DISPERINDAGKOP BOMBANA SOSIALISASI KOPERASI

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Tahun 2013 mendatang Pemerintah Kabupaten Bombana akan keciprakan dana segar dari Pemerintah Pusat untuk bidang Koperasi dan usaha kecil menengah sebesar 2 milyar lebih, hal terswbut terunkap saat Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sadar Koperasi ( Gemaskop ) dan Perencanaan Pengembangan Usaha Kecil Menengah ( UKM ) dilaksanakan Dinas Perindagkop & PM Kab. Bombana kemarin di Gedung dekranasda yang di hadiri wakil Bupati Bombana, dinas Koperasi Prov. Sultra dan masyarakat yang tergabung dalam kelompok koperasi yang ada di bombana.  

Kadis Perindagkop Kab. Bombana H. Nuhung mengungkapkan, bahwa bantuan dari pemerintah tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian pusat terhadap perkembangan koperasi yang kini dianggap lesu di bombana.

” kita akan melakukan pelatihan pengemasan koperasi selama 2 hari, yang tujuannya bagaimana koperasi bisa tumbuh lagi dan menjadi salah satu sentra pertumbuhan ekonomi kerakyatan ” kata H. Nuhung.  

lanjut ditegaskan H. Nuhung, Bahwa bersinerginya Bahteramas dan Gembira dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan, merupakan program yang harus di sukseskan, sebab program ini jika di kaitkan dengan koperasi akan sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf hidupnya.  

Lain pihak, Kasubdin Koperasi Dinas Koperasi Prov. Sultra Ir. Abdul Halimu menegaskan gemaskop merupakan program yang bertujuan meningkatkan peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ” saat ini, koperasi sudah hampir ditinggalkan karena fungsi dari koperasi itu sendiri sudah kurang di mengerti masyarakat ” ungkap Halimu.  

” kita harus kembali mencanangkan pentingnya koperasi ” tambahnya.  

Dari data yang di himpun, Bantuan yang akan di terima pemerintah Bombana dari Pusat pada tahun 2013  nanti yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 2 milyar terbagi beberapa item diantara Pembangunan Pasar Tradisional 1,4 milyar, bantuan Sosial 100 juta, Koperasi Wanita 50 juta, mesin peralatan Gulan Aren 500 juta.  

Sementara itu, Wakil Bupati Bombana yang membuka sosialisasi tersebut mengatakan koperasi sudah menjadi salah satu ikon bombana dalam membantu meningkatkan keaejahteraan masyarakat, olehnya itu, menurut  Ir. Hj. Masyhura mengharapkan sosialisasi dan pelatihan ini ikuti dengan seksama.

” bantuan akan susah jika para pengelolah ( kelompok ) koperasi yang ada tidak memahami tata cara pengelolaan koperasi yang benar ” ujar Hj. Masyhura.  

” walau ada kelompok koperasi jika tidak dibekali dengan pelatihan dan begitpun sebaliknya, hanya akan sia – sia ” tambahnya.  

Politisi Partai PAN Sultra ini juga menambahkan, jika semua program di sinergikan baik itu program pusat, program provinsi melalui bahteramas dan Gembira, dirinya merasa yakin kesejahteraan masyarakat akan semakin maju.

” semua bantuan kita harus sambut dengan baik, apalagi jika bantuan itu berbasis ekonomi kerakyatan ” kata. Hj. Masyhura.  

Wakil Bupati Bombana ini juga menuturkan, sampai saat ini produk asli dari bombana yakni Terasi sudah dipasarkan melalui internet, dan salah satu perusahaan besar alfa mart sudah sangat berminat, namun sayangnya menurut pasangan Hj. Tafdil ini menuturkan  setelah dikirimkan sampel,  pihak alfa mart menolak karena kemasan dari terasi tersebut tidak higienis.  

” melalui pelatihan ini saya harapkan agar diperhatikan sebaik munkin, sehingga kemasan dari terasi nantinya sudah layak dn memenuhi standar pasar market ” ujar Hj. Masyhura.

Komentar