DISPERINDAGKOP & UKM, FASILITASI PELAKU INDUSTRI

SHARE:
  •  
  • 41
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Komifos.

Lemahnya daya saing pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Mikro, dan Kecil di Kabupaten Bombana, menjadi salah satu perhatian Dinas Perindustrian,Perdagangan, Koperasi,dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bombana.

Perhatian itu, diapresiasi dengan cara menfasilitasi pelaku UKM berupa pemberian fasilitas sarana produksi yang dapat digunakan untuk mendukung dan menunjang kegiatan usahanya yang selama ini produksinya sulit di tingkatkan.
Ditemui diruang kerjanya, Senin,(2/7). Kepada Kominfos, Kepala Bidang Perindustrian Kabupaten Bombana Mualim, mengungkapkan tahun anggaran 2018 Disperindagkop dan UKM Kabupaten Bombana menfasilitasi pelaku industri dan usaha mikro melalui program pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) dengan kegiatan bantuan bagi pelaku Industri dan usaha Mikro.

“Tahun 2018, kami dari Bidang Industri Kabupaten Bombana menfasilitasi pelaku IKM dan UKM, sebagai bentuk “intervensi” program Gembira Kerja dan Gembira Taskin yang menjadi visi – misi pembangunan pemerintah Kabupaten Bombana, tentu dengan berkoordinasi lintas sektor pihak terkait sehingga kita dapat mengambil porsi sesuai Tupoksi.” Ujarnya.

Fasilitasi berupa bantuan peralatan kepada pelaku IKM dan UKM bernilai sekitar Rp.770 Juta itu nantinya akan diberikan kepada pelaku industri dan usaha mikro dalam bentuk mesin dan peralatan meliputi: mesin pengurai sabut kelapa, pengayak dan conveyer 1 unit, mesin peralatan cetak batu merah 4 unit, mesin pembuatan batu bata ringan 1 unit, mesin pengolah pisang 4 unit, mesin pembuatan kripik pisang 4 unit, Peralatan pembuatan gula merah 125 unit, mesin peralatan penyulingan minyak nilam 2 unit, peralatan rumah produksi Selai (Dempo) pisang 1 unit, kemudian mesin / peralatan yang diserahkan kepada masyarakat 3 paket.

Dihubungi secara terpisah melalui Telepon Seluler, Asis Fair, S.Sos. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM mengungkapkan, fasilitasi bantuan mesin dan peralatan untuk pelaku IKM dan UKM tahun ini merupakan bentuk Komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam melaksanakan visi-misi pembangunan yang dijabarkan dalam program-program gembira kerja,dan gembira taskin yang di intervensi sesuai leading sektor Disperindagkop & UKM.

“Pemberian fasilitasi peralatan dan mesin untuk pelaku industri dan usaha mikro, merupakan bentuk perhatian dan keseriusan kami dalam membina pelaku industri di daerah agar mereka bisa berdaya saing dalam mengelola usahanya. Sehingga dapat meningkatkan kesejateraan khususnya yang bergerak di sektor usaha mikro” Kata Kadis.

Ketika ditanya, siapa saja yang akan menjadi prioritas penerima bantuan fasilitasi peralatan mesin untuk pelaku IKM dan UKM? . Kepada Kominfos mantan Kadis Pertanian Kabupaten Bombana ini menguraikan bantuan fasilitasi tahun ini tentu diprioritaskan bagi pelaku IKM yang telah mengelola usahanya minimal 2 tahun. Mengajukan proposal serta mendapat legalitas dari Pemerintah Desa, Kelurahan dan Kecamatan.

Asis Fair , mengharapkan kepada penerima bantuan peralatan untuk industri kecil dan usaha mikro ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan usahanya sehingga dapat berdaya saing, meningkatkan produksinya. Dan kedepan program-program serupa masih akan terus diberikan sehingga mereka dapat terbantu dalam mengembangkan indusri dan usaha yang di kelola. (Penulis:Billa Editor:Anton Ferdinan)