BUPATI BOMBANA SERAHKAN DOKUMEN PEMEKARAN KECAMATAN LIANO

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hal yang sudah lama di idam-idamkan oleh masyarakat Liano kini terjawab sudah, bagaimana tidak Dokumen Pemekaran Kecamatan Liano telah diserahkan langsung kepada Bupati Bombana H. TAFDIL, SE.,MM Jumat, 29/08/2014 di balai Desa Liano. Perlu diketahui bahwa pemekaran iniyang telah lama di canangkan oleh masyarakat setempat khususnya para tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda Desa Liano Akan tetapi ruang dan kesempatan yang belum tepat untuk dilaksanakan sebelum sekarang ini.

Beberapa waktu yang lalu bebarapa tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda Desa ini  telah berbincang langsung dengan Bupati Bombana H. TAFDIl,SE.,MM dan beliau sangat merespon serta memberi ruang dan peluang untuk daerah ini agar kecamatan mataoleo segera dimekarkan menjadi 2 kecamatan.

Sungguh sangat luar biasa Bupati Bombana H. TAFDIl, SE.,MM secara pribadi memberi peluang dan mendorong masyarakat khususnya dalam cakupan pemekaran untuk segera memproses pemekaran ini.

Alhasil beberapa waktu yang lalu tokoh masyarakat membentuk panitia kerja dan melaksanakan tugas untuk mengumpulkan data untuk menyusun dokumen yang diserahkan oleh undang-udang dan peraturan pemerintah dalam rangka memekarkan kecamatan baru. Pada hariJumat 29/08/2014 merupakan hari yang berkah dan hari yang paling bersejarah bagi masyarakat kecamatan mataoleo ini Khususnya Masyarakat Desa Liano karena Dokumen Pemekaran Kecamatanini yakni Kecamatan Liano diserahkan langsung kepada bupati bombana H. TAFDIL, SE.,MM.

Perlu diiketahui, nama Liano di ambil karena dahulu Jaman Kerajaan Liano ini adalah pusat pemerintahan salah satu kerajaan penyangga diwilayah kekuasaan kerajaan moronene Rumbia, dan Liano adalah salah satu kampung yang paling tertua bahkan di dalam pemekaran pendefinisikan desa yang tertua dikecamatan rumbia di antara empat desa tertua yakni liano, lora, lauru, dan taubonto, liano menduduki urutan pertama untuk desa tertua Di dalam wilayah kecamatan rumbia. Itulah yang mendasari bagi masyarakat serta tokoh pemekaran ini sehingga mengambil nama Liano nantinya berdasarkan sejarah yang masa lampau.

Kemudian dari pada itu, cakupan wilayah pemekaran kembali lagi kepada sejarah bahwa setelah era pemerintahan Mokole berakhir, pemerintahan kepala kampung dan selanjutnya pemerintahan kepala desa cakupan wilayah ini adalah cakupan wilayah Administrasi pemerintahan desa liano dijaman dlu yang meliputi hambawa pada lora yang sekarang ini menjadi desa tajungjung, lasiabo, sampai di Liano, Hambawa dan laloa itu merupakan wilayah pemerintahan desa liano di jaman dahulu setelah mekar pada tahun 1970 s/d hari ini yang telah mekar menjadi enam desa sehingga di dalam forum rapat sosialisasi masyarakat secara bulat menyepakati untuk memasukkan enam desa ini di dalam cakupan pemekaran kec. Liano yang telah dituangkan dalam satu bentuk proposal yang diserahkan kepada bupati bombana H.TAFDIL, SE.,MM jumat 29/08/2014.

Selanjutkan di dalam  sosialisasi yang dilaksanakan di balai desa Liano pada tanggal 20/08/2014 disepakati secara bulat oleh seluruh elemen masyarakat untuk memberi nama kecamatan liano dan juga menyepakati lokasi rencana ibu kota kecamatan liano di Limbana atau di tempat ex pemukiman Transmigrasi Pomontoro yang diserahkan oleh Departemen Transmigrasi ke Pemerintah Daerah pada bulan Desember tahun 2000 sekaligus penyerahan seluruh aset dan inventaris dari Transmigrasi ke pemerintah daerah dalam hal ini Desa Pomontoro, itulah yang mendasari dalam forum rapat sosialisasi agar menyepakati ibukota kec Liano bertempat di Limbana nantinya.

Jika ditinjau dari segi Geografis , Limbana berada dititik sentra pemekaran enam desa sehingga rentang kendali pemerintahan ini nantinya mudah diakses pelayanan baik arus barang dan jasa dari kec. Induk, kabupaten dan seterusnya akan mudah dijangkau apabila ibukota ini berkedudukan dititik sentral pemekaran kec. Liano ini.

Bukan Cuma itu saja, dilimbana pula terdapat tanah atau tanah lokasi untuk persiapan invrastruktur pembangunan, sekitar 5 Ha disiapkan untuk pembangunan fasilitas umum, dan ada pula tanah kas desa seluas 10 Ha serta masih ada bangunan yang lain diantaranya, sekolah, masjid, rumah jabatan KUPTD yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah di pemerintahan baru kec. Liano nantinya untuk melakukan tata kelola pemerintahan yang akan datang sebelum Pemerintah Daerah menggelontorkan dana pembangunan kantor camat dan lain sebagainya.

Di dalam sambutan ketua pemekaran kec. Liano KASIM ABDULLAH di balai desa Liano jumat 29 agustus 2014 mengungkapkan bahwa Liano dulunya merupakan desa yang paling makmur dan sejahtera di antara desa yang lainnya, ini di buktikan dengan adanya bekas sekolah pertama di liano yang sekarang dijadikan balai desa. Bukan Cuma itu saja di desa ini sudah banyak melahirkan orang-orang yang berintelektual mulai dari S1, S2 sampai dengan Doktor. Jadi jika berbicara Sumber Daya Manusia (SDM) tidak ada lagi yang perlu di ragukan,.

Di Dalam Sambutan Bupati Bombana H. TAFDIL, SE.,MM Jumat 29/08/2014 juga menambahkan bahwa Daerah atau wilayah inilah yang paling memenuhi syarat untuk di mekarkan.

Dengan diserahkannya dokumen pemekaran Kec. Liano, seluruh Elemen masyarakat yang di wakili oleh ketua pemekaran kec. Liano KASIM ABDULLAH mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah daerah kab. Bombana khususnya kepada Bupati Bombana H.TAFDIl, SE., MM dan Unsur DPRD Kab. Bombana yang dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD DJOHAN SALIM karena ditengah kesibukannya mereka masih sempat datang untuk menghadiri forum penyerahan Dokumen Pemekaran Kec. Liano yang merupakan syarat pemekaran suatu wilayah. (rd)

Komentar