DUA TENAGA HONORER K1 BOMBANA DIGUGURKAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Kejelasan pengangkatan Tanaga Honorer yang masuk Kategori 1 (K1) lingkup pemerintah daerah Kabupaten Bombana untuk memperoleh Nomor Induk Kependudukan (NIP) makin  menuai beragam masalah. pasalnya dari informasi yang berhasil dihimpun, dari 16 orang yang diumumkan beberapa saat lalu oleh BKN, beberapa saat lalu dua diantara kembali dianulir oleh BKN pusat setelah pihak BKN menerima sanggahan masyarakat dan melakukan verifikasi ulang terhadap kedua ornag tersebut.  

Kepala Badan Kepegawaian Daerah ( BKD )Kab. Bombana Drs. Ridwan saat ditemui diruang kerjanya beberapa saat lalu mengungkapkan telah mendapat informasi tersebut dari pihak BKN terkait digugurkannya kedua tenaga honorer rersebut, namun diakui pula hingga saat ini dirinya belum mengetahui persis siapa kedua orang yang digugurkan tersebut.  

” informasi yang kami peroleh dari BKN seperti itu ” Kata Drs Ridwan.  

Mantan Kepala BP4K Kab. Bombana ini menguraikan dirinya mendapat informasi dari BKN bahwa alasan digugurkan tenaga honorer tersebut dari  BKN yang berakibat tidak jadinya mendapatkan Nomor Induk Pegawai ( NIP ) karena mereka tidak memiliki surat keputusan 2005 yang menjadi patron dasar BKN dalam mengangkat tenaga honorer sebagai PNS.  

” kita akan mengecek lagi ke BKN tentang informasi ini ” ujar Ridwan.  

Ridwan juga membantah jika kedua tenaga honorer yang digugurkan tersebut berasal dari tenaga guru bantu, namun dirinya memastikan bahwa keduanya berasal dari kabaena dan pengangkatan dari tenaga tehnis.  

” yang guru bantu itu semua lolos berkas, apalagi mereka masuk program nasional ” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *