DUDUKI JABATAN, BUPATI SYARATKAN BEBAS TEMUAN

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Bupati Bombana H. Tafdil,SE. MM kembali mengeluarkan Kebijakan baru untuk membersihkan pejabat lingkup Pemkab Bombana dari proses catatan piutang Negara dengan tidak melantik PNS yang hendak menduduki suatu jabatan sebelum mengambil dokumen bebas temuan dari Inspektorat Bombana, pasalnya seperti yang di ketahui hingga saat ini masih ada beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS ) yang masih belum mengembalikan kerugian Negara atas laporan Hasil Pemeriksaan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan RI.

Menurutnya, untuk menciptakan pejabat yang bebas dari sangkutan temuan dirinya memandang perlu untuk menerapkan kebijakan tersebut, terlebih lagi kedepannya jika kerugian Negara tersebut tidak segera dikembalikan maka dampaknya bisa saja mempengaruhi  opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah disandang bombana tahun ini.

“  Berapapun kerugian Negara atas temuan BPK RI merupakan suatu kewajiban untuk di kembalikan karena dampaknya bisa saja sampai ke proses hukum terhadap yang bersangkutan “ kata H. tafdil.

Ketua KONI Bombana ini menambahkan, persyaratan untuk megambil bebas temuan dari inspektorat merupakan salah satu langkah terciptanya proses birokrasi yang bersih, sehingga hal ini pula berlaku bagi PNS yang beberapa waktu lalu mengikuti Uji Kompetensi untuk menduduki jabatan.

“  jangan berharap bisa dilantik walaupun lolos pada uji kompetensi jika dokumen bebas temuan dari inspektorat tidak dikantongi :” kata H. tafdil.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Bombana ini mengakui telah memerintah kepada Sekda Bombana saat ini agar segera menyurati para pejabat yang masih memiliki temuan dengan berkoordinasi dengan pihak inspektorat agar mereka secepatnya mengembalikan kerugian Negara tersebut.

” Pada prinsipnya saya menginginkan para pejabat tidak lagi memiliki sangkutan apapun terkait persoalan temuan sehingga kita benar – benar kita memiliki pejabat yang bersih “ kata H. tafdil.

Komentar