GELONTORKAN 30 TRILYUN, AHB SIAP BANGUN PABRIK NIKEL

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. PT. Anugrah Harisma Barokah ( AHB ) bersama PT. Jien Simeling merencanakan membangun Pabrik Pengolahan Nikel. Kecamatan Kabaena Selatan Kabupaten Bombana. Rencana pembangunan pabrik tersebut yang ditandai dengan peletakan batu pertama yang tidak hanya di hadiri petinggi Sultra namun di hadiri pula orang nomor dua di kementerian ESDM.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswoutomo mengatakan saat ini pemerintah sangat serius mendorong para pihak investor untuk melakukan investasi dengan membangun pabrik pengolahan, sehingga kesannya pabrik tersebut bukan hanya mengangkut tanah air semata, namun dengan berdirinya pabrik tersebut bisa membawa kemaslahatan bagi masyarakat sekitar.
” Pembangunan pabrik ini bukan hanyaa menguntungkan pihak investor, khususnya masyarakat yang ada di pulau ini( Kabaena ) bisa merasakan manfaat yang lebih besar ” kata Susilo sesaat sebelum meletakkan batu pertama pembangunan pabrik pengolahan nikel tersebut jumat lalu ( 26/4).
Orang nomor dua di kementerian ESDM ini menuturkan pembangunan pabrik yang menelan dana hingga trilyunan rupiah ini diharapkan bukan hanya di gunakan untuk memetik keuntungan sepihak, namun di balik itu papar susilo dari pihak perusahaan juga harus mempekerjakan masyarakat sekitar jika pabrik tersebut sudah berdiri agar tidak terjadi kesenjangan.
” Saya tidak mau mendengar ada perusahaan yang tidak memberdayakan masyarakat sekitar area tambang ” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Sultra H. Nur Alam yang turut mendampingi Wamen ESDM menegaskan dengan pembangunan pabrik ini, semangat pembangunan pertumbuhan perekonomian masyarakat di pulau kabaena bisa lebih meningkat dari sebelumnya, apalagi lokasi pabrik ini berada di kepulauan dengan jumlah penduduk yang cukup padat.
” Perusahaan jangan hanya membangun pabrik, kalau bisa fasilitas lain semisal rumah sakit, sekolah, sarana Ibadah juga dipikirkan pembangunannya ” kata H. Nur Alam.

Selain dihadiri, Wakil Menteri ESDM dan Gubernur Sultra, Peletakan batu Pertama Pembangunan Pabrik yang direncanakan pengerjaannya selama 3 tahun dan menelan anggaran 30 trilyun rupiah tersebut juga di hadiri salah satu staf Khusus Presiden RI Daniel Sparinga, Bupati Bombana H. Tafdil. Wakil Bupati Bombana Ir. Hj. Masyhura,, Mantan Pj. Bupati Bombana Hakku Wahab yang kini menjabat sebagai Kadis Pertambangan serta rombongan Kementerian ESDM dan Muspida .
Lain hal yang di katakan Bupati Bombana H. Tafdil, SE., MM, dirinya berharap dengan berdirinya pabrik ini, kelak salah satu yang kini menjadi masalah terkait kurangnya daya listrik yang ada di Pulau Kabaena bisa teratasi, pasalnya. Babrik tersebut rencananya akan menggunakan daya sebesar 150 .Mega Watt.

” Pabrik ini juga akan memberikan solusi bagi permasalahan yang ada di pulau ini, baik itu menyangkut listrik maupun penyerapan karyawan ” kata H. Tafdil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *