GEMBIRA SEJAHTERAKAN MASYARAKAT KELURAHAN KASTARIB

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Program Gembira yang dicanangkan oleh pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tafdil-Masyura yang lebih populer dengan sebutan Tamasya, kini telah membuahkan hasil; Kastarib adalah salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Poleang telah merasakan dampak positif dari program tersebut.

Sebelum datangnya program Gembira di Kelurahan Kastarib, sarana dan prasarana umum di kelurahan ini tidak begitu memadai, kalaupun ada tidak terawat dikarenakan tidak adanya alokasi dana khusus yang di peruntukkan untuk itu. Hal tersebut bisa dilihat adanya beberapa sarana yang tidak terawat dengan baik dan minimnya sarana yang menyentuh langsung pada kepentingan masyarakat.

sejak digelarnya program gembira ini ,masyarakat dapat melaksanakan berbagai macam program pengadaan sarana dan prasarana umum berdasarkan kebutuhannya, karena pembangunan yang dilaksanakan di setiap Desa/Kelurahan berdasarkan aspirasi Masyarakat yang disampaikan melalui LPM/BPD.

Memang di Kelurahan Kastarib pembangunan dengan menggunakan anggaran dari program gembira tidaklah banyak dari sisi kwantitas atau jumlah item pembangunan, namun dari segi kwalitas sangatlah terasa,  itu dapat diukur dengan positifnya tanggapan dari masyarakat yang kami jumpai saat tim Warta Gembira turun ke lapangan beberapa waktu yang lalu.

“Saya hanya melanjutkan program gembira dari Lurah sebelumnya”, demikian diungkapkan Pelaksana Tugas Lurah Kastarib Muh. Herianto, S.STP. Pria jebolan STDN itu mengungkapkan sejumlah program yang kini sedang dilaksanakan diantaranya : rehabilitasi tribun olahraga dan drainase sepanjang 170 m yang berada di Dusun Tari-Tari. Drainase tersebut merupakan solusi dalam penanggulangan banjir yang selama ini meresahkan masyarakat setempat.

Tahun 2014 pemerintah Kelurahan Kastarib memprioritaskan penyelesaian sengketa bakal lokasi kantor baru dan menyelesaiakan pembangunan gedung Kantor Kelurahan yang merupakan pusat kegiatan administrasi pemerintahan.

Pembangunan dengan menggunakan anggaran gembira tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, akan tetapi juga diperuntukkan kepada program non fisik dengan memberikan honorarium kepada sejumlah pelayan Masyarakat yang secara konsisten memberikan sumbangsih tenaganya dalam melayani masyarakat yang membutuhkan jasanya yang notabene sebelumnya  tidak pernah mendapatkan honorariaum secara rutin dari Pemerintah. Pelayan Masyarakat dimaksud adalah :

a. Kepala Lingkungan.

b. Dukun Terlatih.

c. Guru Mengaji.

d. Imam Masjid.

“Program Gembira merupakan kabar gembira bagi kami karena merupakan tambahan penghasilan untuk membantu meringankan beban keluarga, kami berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bombana atas kepeduliannya terhadap kami”, demikian diungkapkan oleh salah seorang penerima honorarium dari program gembira.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *