GENJOT PAD MELALUI IMB, KPPT BENTUK TIM TERPADU

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Belum adanya database jumlah rumah yang telah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan ( IMB ) di Bombana benar – benar membuat Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu ( KPPT ) Bombana Pajawa Tarika harus bekerja ekstra keras, pasalnya banyaknya bangunan yang sementara ini dibangun belum mengantongi IMB berimbas pada kurangnya Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) yang masuk ke kas daerah.

Mengantisipasi hal tersebut mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah ini mengaku  dirinya sudah menyurati seluruh camat yang ada untuk mendata ulang bangun di wilayahnya bahkan Pajawa membeberkan telah membentuk tim terpadu dengan melibatkan beberapa SKPD yang akan turun langsung ke lapangan.

“ saat ini tim sudah terbentuk dan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung untuk bangunan yang belum memiliki IMB “ kaata Pajawa Tarika.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan pendataan yang dilakukan masih dalam bentuk peringatan langsung ke masyarakat yang belum memiliki IMB, namun dirinya menegaskan bahwa jika telah berulangkali ditegur baik lisan maupun dalam bentuk surat, Pajawa menjamin akan langsung menerapkan sanksi sesuai yang di atur dalam Peraturan Daerah.

“ Saat ini kami hanya melakukan pendekatan secara persuasuif untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya IMB, namun jika itu tidak diperhatikan bahkan terkesan tidak memperdulikan maka kami akan menjatuhkan sanksi tegas “ Kata Pajawa Tarika.

Seperti diketahui saat ini tim terpadu telah melakukan pendataan di wilayah Rumbia dan sekitarnya sedangkan untuk wilayah Kabaena dan Poleang rencananya tim yang melibatkan berbagai dinas ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“ Bisa dibayangkan berapa banyak PAD yang seharusnya masuk ke kas daerah melalui IMB, jika hal ini tidak digenjot maka sudah pasti akan berdampak pada aspek pembangunan “ kata Pajawa Tarika.

Komentar