GUBERNUR BELUM TENTUKAN CARATEKER BUPATI

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia. Pasca berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 25 Agustus 2016, Gubernur Sulawesi Tenggara H. Nur Alam, SE.M.Si masih enggan memberi bocoran siapa yang akan di beri amanah untuk menduduki jabatan orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Bombana selaku Penjabat Bupati ke 3 sejak berpisah dari Kabupaten Buton.
Namun, Gubernur Sultra ini memastikan  persoalan siapa yang akan menduduki jabatan selaku Penjabat Bupati di Bombana haruslah sesuai dengan syarat yang ada dalam undang yang salah satunya minimal memiliki pangkat Pembina Utama Tingkat I (IV/b).
” Yang pasti harus seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan syarat pangkat yang di milikinya minimal golongan IV/b, namun tentu ada kajian lainnya sehingga tugas yang di amanahkan padanya benar-benar bisa dilaksanakan dengan baik ” terang H. Nur Alam saat menghadiri acara Rapar Koordinasi antara jajaran aparatur Pemkab Provinsi dan Pemkab Bombana di Gedung Dekranasda kemarin (19/7).
Lebih lanjut, dirinya pun mengingatkan kepada masyarakat agar tidak segan-segan melaporkan Penjabat Bupati apabila berpihak pada salah satu pasang calon ketika Pilkada dilaksanakan tahun depan, bahkan mantan Ketua Umum  DPD PAN Sultra ini menegaskan dirinya tidak akan berfikir dua kali untuk mencopot Penjabat Bupati apabila kedepan dirinya terbukti secara sah mendukung salah satu calon.
” Tapi perlu di ingat bedanya defenitif dengan penjabat, kalau defenitif itu tidak bisa di berhentikan kecuali memiliki masalah dengan hukum sedangkan penjabat Bupati, gubernur memiliki kewenangan memberhentikan apabila melanggar sumpah dan janji apalagi berpihak untuk memenangkan calon tertentu ” ujarnya.
Dari informasi di beberapa media cetak akhir-akhir ini, terendus beberapa nama yang layak menjadi kandidat untuk menduduki jabatan empuk tersebut mereka di antaranya, H. Burhanuddin HS Noy yang kini menjbat selaku Sekda Bombana dan pernah pula mendududki beberapa jabatan strategis di Provinsi seperti Kadis Perhubungan, Andi Ikbal Tongasa yang saat ini tengah menduduki jabatan Pj. Sekda konawe Timur dan sempat pula menduduki jabatan sebagai Kepala BKD. Bombana, DR. Syafruddin yang kini sebagai Sekretaris KPUD Sultra juga pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Bappeda dan Asisten Di Bombana. Selain itu masih ada dua  nama antara lain Hj. ST Saleha mantan Kadis Pendapatan Daerah Bombana, dan terakhir H. Damsid Kadis Pendidikan Sultra.
” Saya hanya mengingatkan tugas carateker ( penjabat ) hanya melaksanakan dan menjalankan tugas – tugas pemerintahan sampai dilantiknya kembali Bupati yang barudan memfasilitasi pelaksanaan Pilkada, bukan untuk datang mengeruk keuntungan semata ” tegas. H. Nur Alam.
Komentar