GUBERNUR TEGASKAN TOLAK POLITIK DINASTI

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Rumbia, Gubernur Sulawesi Tenggara H. Nur Alam, SE. M.Si kembali menegaskan agar persoalan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana tidak menyeret kalangan Birokrasi untuk memihak secara politik sehingga bisa memicu perpecahan sehingga berimbas pada proses pelayanan terhadap masyarakat, hal tersebut di katakan H. Nur Alam saat memberi sambutan pada acara Halal Bi Halal yang dirangkai dengan Rapat Koordinasi Pemerintahan siang tadi di Gedung Dekranasda.
Menurutnya, selaku guru dari keduanya ( Tafdil- Masyhura ), dirinya bersyukur karena keduanya mampu membawa Bombana keperubahan yang sangat signifikan, sehingga melihat track record mereka berdua memang layak untuk memilih jalan terbaik yang dipandangnya sebagai keinginan individu masing-masing.

” Secara organisatoris mereka berdua kader terbaik saya, sebenarnya saya mempersiapkan mereka berdua,  satu menjadi Gubernur dan satunya sebagai Bupati tapi jangan diartikan lain,  namun jangan juga  karena mereka berdua memasang baleho kemudian itu diartikan perpecahan, karena dalam pandangan saya mereka hanya mencari yang terbaik untuk kemajuan daerah ini ” papar Gubernur Sultra.
Dirinya mengakui, selaku guru yang baik pihaknya akan mendorong mereka berdua dalam kompetisi yang sehat tanpa memihak siapapun, sebab Gubenur yang sudah menjabat 2 periode ini menegaskan hasil akhir dari kompetisi ini ada ditangan rakyat.
” Kan hasil akhirnya ada ditangan rakyat, jadi saya mengharapkan agar tetap berkompetisi secara sehat dengan tidak meibatkan birokrasi yang ada ” kata H. Nur Alam.
Di kesempatan tersebut, dirinya kembali menegaskan sangat menentang politik Dinasti yang terjadi di beberapa daerah, bahkan dengan tegas Nur Alam menuturkan bahwa melarang keras istrinya untuk maju berkompetisi di Pilgub. Nanti.
” Saya tegaskan di sini bahwa saya sangat menentang politik dinasti, karena hal ini tidak sehat bagi proses perubahan yang ada, masih banyak orang yang mampu di negeri ini, jangan karena kepentingan pribadi kita malah mendorong keluarga untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan ” pungkasnya.
Komentar